Polri Gelar Mudik Balik Gratis Presisi 2026, Wujudkan Arus Balik Lebaran Aman dan Lancar

Senin, 16 Maret 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Mudik Balik Gratis Presisi 2026 siap mengangkut pemudik dengan aman dan nyaman selama arus balik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Bus Mudik Balik Gratis Presisi 2026 siap mengangkut pemudik dengan aman dan nyaman selama arus balik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membuat gebrakan untuk arus balik Lebaran 2026 dengan menghadirkan Mudik Balik Gratis Presisi.

Program ini bukan sekadar mudik gratis biasa, tetapi bagian dari Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan pemudik kembali ke kota asal dengan aman, tertib, dan nyaman, sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Polri Pastikan Keamanan dan Keselamatan Pemudik

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan program ini fokus pada keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan Mudik Balik Gratis Presisi 2026, kami ingin menekan risiko kecelakaan dan kemacetan di arus balik Lebaran. Masyarakat bisa pulang dengan nyaman tanpa khawatir keselamatan terancam,” kata Irjen Agus, Senin (16/3/2026).

Program ini juga edukatif karena mengajarkan masyarakat untuk mengurangi penggunaan sepeda motor atau kendaraan pribadi di jalur padat, sehingga berkontribusi menekan kepadatan lalu lintas.

Baca Juga :  Harga Ayam di Peternak dan Konsumen Jomplang, Bareskrim Dalami Dugaan Mafia Pangan

Siapa Saja yang Bisa Ikut?

Mudik Balik Gratis Presisi 2026 menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan: pekerja nonformal, buruh pabrik, perantau berpenghasilan rendah, pengemudi ojek online beserta keluarga, dan mahasiswa.

Pendaftaran bisa dilakukan online melalui website atau aplikasi, serta langsung di kantor Polda, Polres, pos pengamanan, dan pos pelayanan selama Operasi Ketupat. Hal ini mempermudah pemudik untuk ikut serta tanpa ribet.

Sosialisasi Luas dan Edukasi Keselamatan

Polri tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga melakukan sosialisasi menyeluruh melalui media sosial, spanduk, baliho, hingga komunitas masyarakat.

Materi edukasi menekankan keselamatan berlalu lintas, tata cara pendaftaran, jadwal keberangkatan, serta tips mudik sehat dan aman.

Dengan begitu, pemudik tidak hanya sampai tujuan, tetapi juga paham pentingnya keselamatan di jalan.

Baca Juga :  DPR Bongkar Nepotisme di Dapur Makan Bergizi Gratis, 47 Pegawai dari Satu Keluarga

Pada hari keberangkatan, peserta wajib hadir minimal tiga jam sebelum jadwal untuk registrasi ulang dan pemeriksaan identitas.

Setelah itu, peserta mengikuti briefing keselamatan sebelum melakukan perjalanan menggunakan bus dengan kapasitas sekitar 50 penumpang.

Rute perjalanan difokuskan pada jalur prioritas arus balik, menyesuaikan kondisi wilayah masing-masing Polda agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkontrol.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Irjen Agus menegaskan program ini tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Dengan Mudik Balik Gratis Presisi 2026, arus balik Lebaran bisa berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pemudik kembali ke kota asal dengan selamat, keluarga bahagia, dan risiko kecelakaan bisa ditekan,” ujarnya.

Polri bersama Korlantas dan Polda menegaskan program ini mendukung arus mudik 2026 dan menanamkan budaya mudik aman. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan
Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?
1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan
DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan
Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan
Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:41 WIB

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim

Kamis, 5 November 2026 - 21:12 WIB

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan menggunakan helikopter water bombing.

NASIONAL

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:04 WIB