Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis KontraS Andrie Yunus korban penyiraman air keras dalam penanganan kasus di Pengadilan Militer Jakarta. (Posnews/Ist)

Aktivis KontraS Andrie Yunus korban penyiraman air keras dalam penanganan kasus di Pengadilan Militer Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor dan terlebih dahulu membuntuti korban sebelum melancarkan serangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, memaparkan kronologi awal kejadian dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku Menunggu Korban di Cikini

Iman menjelaskan para pelaku lebih dulu mengintai korban di kawasan KFC Cikini, Jakarta Pusat. Setelah melihat target keluar, para pelaku langsung mengikuti pergerakan korban.

“Empat orang pelaku menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini. Setelah itu mereka membuntuti korban menuju Jalan Diponegoro hingga ke arah Jalan Salemba,” ujar Iman.

Baca Juga :  Keluarga Tak Saksikan Ekshumasi Sutrimo, Penyidik Fokus Ungkap Kematian

Para pelaku kemudian menyiramkan air keras saat korban melintas di Jalan Salemba I, tepatnya di persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 20.37 WIB.

CCTV Jadi Kunci Perburuan Pelaku

Polisi kini memanfaatkan rekaman CCTV yang terpasang di sejumlah titik sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan pergerakan para pelaku sebelum dan sesudah melakukan serangan.

“Syukurnya kami memperoleh rekaman CCTV dengan gambar cukup jelas. Rekaman ini sangat membantu proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Iman.

Dua Motor Kabur ke Arah Berbeda

Berdasarkan penelusuran kamera pengawas, OTK 1 dan OTK 2 melarikan diri dengan sepeda motor sambil melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen.

Setelah itu, kedua pelaku melanjutkan pelarian melalui Jalan Kramat Raya menuju Tugu Tani, kemudian bergerak ke arah Stasiun Gondangdia hingga masuk ke wilayah Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Tebar 10 Ribu Bibit Bandeng di Bekasi, Perkuat Ketahanan Pangan Pesisir

Sementara itu, OTK 3 dan OTK 4 melarikan diri menggunakan sepeda motor lain dengan rute berbeda. Keduanya melaju lurus dari lokasi kejadian menuju Jalan Pramuka Sari 2.

Para pelaku kemudian bergerak ke kawasan Matraman. Kamera CCTV kembali merekam pergerakan mereka menuju Jatinegara hingga akhirnya masuk ke Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur.

Pelaku Sempat Ganti Pakaian

Polisi kemudian memadukan rekaman CCTV dengan analisis digital jaringan komunikasi. Hasil analisis tersebut mengungkap salah satu pelaku sempat mengganti pakaian untuk menghilangkan jejak.

“Analisis jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku berpencar ke beberapa wilayah, antara lain Kalibata, Ragunan, hingga Bogor,” jelas Iman.

Saat ini, tim Ditkrimum Polda Metro Jaya terus memburu para pelaku sekaligus menyelidiki motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Berita Terbaru