Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Stabilitas di tengah sengketa. Delegasi ekonomi China dan Amerika Serikat mencapai konsensus baru di Paris guna meredam friksi dagang dan memperkuat rantai pasok global. Dok: Istimewa.

Stabilitas di tengah sengketa. Delegasi ekonomi China dan Amerika Serikat mencapai konsensus baru di Paris guna meredam friksi dagang dan memperkuat rantai pasok global. Dok: Istimewa.

PARIS, POSNEWS.CO.ID – Delegasi China dan Amerika Serikat mengadakan pertukaran pandangan yang mendalam dan konstruktif di Paris pada Minggu hingga Senin kemarin. Pertemuan tingkat tinggi ini fokus membahas isu-isu ekonomi dan perdagangan yang menjadi perhatian bersama kedua raksasa ekonomi dunia tersebut.

Dalam konteks ini, perundingan tersebut mencakup pengaturan tarif, promosi perdagangan bilateral, serta pemeliharaan konsensus konsultasi yang sudah ada. Oleh karena itu, kedua belah pihak berhasil mencapai beberapa konsensus baru dan sepakat untuk melanjutkan proses konsultasi secara intensif.

Wakil Perdana Menteri China He Lifeng memimpin delegasi China dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer. Selanjutnya, He Lifeng menekankan bahwa serangkaian hasil positif dari lima putaran dialog tahun lalu telah memberikan kepastian bagi ekonomi global.

Meskipun demikian, China memberikan catatan kritis terhadap kebijakan perdagangan Washington terbaru. Dalam hal ini, He Lifeng menyoroti keputusan Mahkamah Agung AS yang menyatakan tarif di bawah International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) sebagai tindakan melanggar hukum. Namun, AS justru memberlakukan biaya tambahan impor sebesar 10 persen berdasarkan Section 122 dari UU Perdagangan 1974.

Desakan Penghapusan Tarif Unilateral

Pemerintah China secara konsisten menentang tarif sepihak yang Amerika Serikat berlakukan selama ini. Oleh sebab itu, He Lifeng mendesak Washington untuk sepenuhnya menghapus tarif tersebut serta berbagai tindakan restriktif lainnya. Bahkan, ia menegaskan bahwa China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sahnya.

Lebih lanjut, China mengharapkan Amerika Serikat dapat bergerak ke arah yang sama dengan mengikuti konsensus para kepala negara. Sebagai hasilnya, perluasan area kerja sama dan pengurangan masalah diharapkan dapat mendorong hubungan ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan. Secara simultan, China berkomitmen untuk menjaga stabilitas hubungan ini sebagai jangkar ekonomi dunia.

Baca Juga :  Konsulat Baru di Nuuk Jadi Simbol Perlawanan dan Solidaritas Inuit

Mekanisme Kerja Sama dan Pengelolaan Perbedaan

Pihak Amerika Serikat mengakui bahwa hubungan ekonomi yang stabil dengan China memiliki arti penting bagi dunia. Selain itu, hubungan yang baik membantu meningkatkan pertumbuhan global, keamanan rantai pasok, serta stabilitas keuangan. Oleh karena itu, kedua pihak sepakat untuk mempelajari pembentukan mekanisme kerja sama baru guna memfasilitasi investasi.

Pada akhirnya, kedua delegasi berkomitmen untuk terus memanfaatkan mekanisme konsultasi ekonomi dan perdagangan yang telah ada. Mereka ingin memperkuat dialog, mengelola perbedaan dengan tepat, serta memperluas kerja sama praktis. Dengan demikian, perundingan di Paris ini memberikan sinyal positif bagi pasar internasional mengenai arah hubungan kedua negara di tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang
Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:10 WIB

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:42 WIB

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Berita Terbaru

Panggung tidak biasa di Washington. Presiden Donald Trump merayakan hari ulang tahunnya yang ke-80 dengan menggelar ajang tarung bebas UFC langsung di halaman belakang Gedung Putih. Dok: (AP Photo/Rahmat Gul)

INTERNASIONAL

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:10 WIB

Terobosan besar diplomasi dunia. Presiden Donald Trump mengumumkan pencapaian kesepakatan damai dengan Iran guna membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Jun 2026 - 08:42 WIB