Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo dan Megawati Bahas Masa Depan Indonesia di Pertemuan Tertutup. (Posnews/Sekab)

Presiden Prabowo dan Megawati Bahas Masa Depan Indonesia di Pertemuan Tertutup. (Posnews/Sekab)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pertemuan dua tokoh besar nasional bikin publik heboh.

Presiden Prabowo Subianto menerima langsung kedatangan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka, Kamis (19/3/2026).

Pertemuan tertutup ini berlangsung hangat selama lebih dari dua jam. Selanjutnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung akrab layaknya sahabat lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya saling bertukar pandangan dalam suasana penuh kekeluargaan. “Ibu Megawati menyampaikan bahwa ini pertemuan teman lama yang berlangsung akrab lebih dari dua jam,” ujar Hasto.

Lebih lanjut, Prabowo dan Megawati langsung membahas isu-isu strategis nasional hingga dinamika geopolitik global.

Megawati bahkan membagikan pengalamannya saat memimpin Indonesia menghadapi krisis multidimensional, termasuk pentingnya menetapkan prioritas dan langkah cepat dalam kebijakan.

“Pengalaman Ibu Megawati dalam menangani krisis menjadi salah satu poin penting yang dibahas,” jelas Hasto.

Di sisi lain, kedua tokoh juga menyoroti arah politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip bebas aktif.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Aktivis Buruh yang Tewas Tragis

Megawati turut menceritakan kunjungan diplomatiknya ke Uni Emirat Arab dan Arab Saudi sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh peran historis Indonesia dalam forum internasional seperti Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non-Blok, yang dinilai tetap relevan dalam membangun tatanan dunia baru.

Hasto kemudian menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa.

Ia menilai dialog antara Prabowo dan Megawati menjadi wujud nyata semangat gotong royong demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, melalui akun Instagram pribadinya, Prabowo menyebut pertemuan ini sebagai bagian dari silaturahmi antarpemimpin menjelang Idulfitri 1447 H.

“Pada hari ke-29 Ramadan, saya menerima Ibu Megawati di Istana Merdeka. Ini bagian dari silaturahmi,” tulis Prabowo.

Kedatangan Megawati di Istana

Di lapangan, suasana penyambutan berlangsung hangat. Prabowo menyambut langsung Megawati di pintu Istana dan berjabat tangan. Megawati hadir mengenakan batik biru didampingi Puan Maharani.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Siap Lantik Komite Reformasi Polri, 9 Tokoh Nasional Masuk Daftar

Kedatangan Megawati juga disambut sejumlah pejabat, termasuk Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kemudian, Prabowo mengajak Megawati masuk ke ruang pertemuan. Keduanya duduk satu sofa dan terlihat berbincang santai penuh senyuman. Suasana cair menunjukkan kedekatan personal kedua tokoh bangsa ini.

Di momen lain, Megawati juga sempat bercengkrama dengan putra Prabowo, Didit Hediprasetyo. Mereka terlihat berbincang santai dan tertawa bersama.

Usai pertemuan, Prabowo mengantar langsung Megawati hingga ke kendaraan. Sebelum meninggalkan Istana, Megawati melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan hangat.

Terpisah, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan silaturahmi menjelang Lebaran. Namun, ia tidak merinci secara detail isi pembahasan kedua tokoh tersebut.

Dengan pertemuan ini, publik menilai komunikasi antar elite nasional tetap terjaga. Di tengah dinamika politik, dialog hangat seperti ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan arah kebijakan bangsa ke depan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB