Duel Berdarah Jukir di Malang, Satu Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

MALANG, POSNEWS.CO.ID – Duel berdarah pecah saat subuh, jukir tewas mengenaskan ditusuk.

Perkelahian sengit melibatkan tiga juru parkir mengguncang Kecamatan Kedungkandang, Malang, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Satu orang tewas mengenaskan setelah mengalami luka tusuk berulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden maut ini dipicu cekcok panas usai pesta miras. Emosi yang memuncak membuat situasi tak terkendali hingga berujung aksi penusukan brutal di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Lukman Shobirin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga :  BMKG Ramal Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Guyur Jakarta hingga Bogor

“Korban mengalami beberapa luka tusukan dan sempat dievakuasi ke RSSA, namun nyawanya tidak tertolong,” tegasnya.

Ditusuk Berkali-kali hingga Tersungkur

Lebih lanjut, polisi mengungkap kronologi sadis. Korban dan dua pelaku diketahui sama-sama bekerja sebagai juru parkir di sebuah kafe di kawasan Jalan Ijen.

Saat cekcok memuncak, salah satu pelaku langsung menusuk korban berkali-kali menggunakan pisau hingga korban tersungkur bersimbah darah.

Pelaku Intimidasi Saksi, Minta CCTV Dihapus

Aksi brutal tak berhenti di situ! Pelaku bahkan merangsek masuk ke dalam kafe untuk mengintimidasi saksi.

Pelaku memaksa saksi menghapus rekaman CCTV dan melarang melapor ke polisi. Namun, saksi berhasil mengelabui pelaku dengan alasan admin CCTV tidak berada di lokasi.

Baca Juga :  Pesta Sabu di Pinggir Rel Tanah Abang Digerebek, 9 Orang Diciduk Polisi

Kabur Naik Motor, Polisi Lakukan Perburuan

Setelah menjalankan aksinya, kedua pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Saat ini, tim Satreskrim Polresta Malang Kota masih memburu pelaku yang identitasnya terus didalami.

Polisi juga mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas.

Dengan demikian, polisi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan jalanan—perburuan terus dilakukan hingga pelaku tertangkap. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB