JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Langit Jabodetabek diprediksi masih bersahabat pada Kamis (24/9/2026) pagi. Namun, warga jangan buru-buru menganggap cuaca akan cerah sepanjang hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca pagi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi umumnya cerah hingga cerah berawan.
Memasuki siang sampai sore, tutupan awan diperkirakan meningkat. Sejumlah wilayah berpeluang mengalami hujan ringan hingga sedang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten dan Kota Bogor serta Kabupaten Tangerang menjadi wilayah yang berpotensi diguyur hujan.
Sore Hari, Bogor Wajib Waspada
BMKG memberikan perhatian khusus kepada wilayah Bogor. Hujan yang turun pada sore hingga menjelang malam berpotensi disertai kilat dan petir.
Karena itu, warga yang hendak bepergian sebaiknya memperhatikan perubahan cuaca. Pengendara motor juga disarankan menyiapkan jas hujan sebelum berangkat.
Jika hujan disertai petir turun, masyarakat sebaiknya menghindari area terbuka, tiang, pohon tinggi, serta lokasi yang berisiko terkena sambaran petir.
Suhu Bisa Mencapai 35 Derajat
Meski hujan berpotensi turun, suhu udara Jabodetabek tetap terasa panas. BMKG memprakirakan suhu di Kabupaten dan Kota Bogor berkisar 24-35 derajat Celsius.
Sementara itu, Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan wilayah Jabodetabek lainnya diprakirakan memiliki suhu 26-35 derajat Celsius.
Dengan suhu yang cukup tinggi, masyarakat tetap perlu menjaga kondisi tubuh. Minum air yang cukup dan kurangi paparan matahari langsung, terutama saat beraktivitas pada siang hari.
Kelembapan Hingga 90 Persen
Kelembapan udara Jabodetabek diprakirakan berada pada kisaran 44-90 persen. Angin permukaan bergerak dari arah utara hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 5-35 kilometer per jam.
Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan tersebut dapat membuat udara terasa lebih gerah di sejumlah lokasi.
Jangan Terjebak Cuaca Pagi
Cuaca cerah pada pagi hari bukan jaminan langit tetap bersih sampai malam.
Pertumbuhan awan pada siang dan sore dapat memicu hujan lokal, terutama di wilayah Bogor dan Tangerang. Karena itu, warga yang memiliki kegiatan di luar rumah perlu memantau informasi cuaca secara berkala.
Bagi pengendara, hujan yang turun tiba-tiba juga bisa membuat jalan licin dan mengurangi jarak pandang. Mengurangi kecepatan menjadi langkah sederhana untuk menjaga keselamatan.
BMKG mengimbau masyarakat mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini cuaca. Dengan begitu, aktivitas tetap berjalan tanpa mengabaikan risiko perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu. **
Editor : Hadwan













