BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turun langsung meninjau arus balik Lebaran 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri memastikan pengendalian lalu lintas berjalan optimal, terukur, dan tetap mengutamakan keselamatan pemudik.
Kapolri mengungkapkan bahwa puncak arus balik gelombang pertama terjadi pada Selasa (24/3/2026). Data menunjukkan sebanyak 256.338 kendaraan telah masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 223.163 kendaraan.
Meski demikian, kondisi lalu lintas tetap terkendali berkat pengelolaan yang maksimal.
“Artinya, puncak arus balik sudah terjadi. Sekarang fokus kita adalah mengurai sisa kendaraan yang masih dalam perjalanan,” jelas Sigit, Rabu (25/3/2026).
Rekayasa Lalu Lintas Jadi Kunci
Untuk menjaga kelancaran, kepolisian bersama stakeholder menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas. Mulai dari sistem one way nasional dan lokal hingga contraflow di sejumlah titik rawan kepadatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini terbukti efektif dalam mengurai kemacetan dan menjaga arus kendaraan tetap bergerak stabil selama periode arus balik Lebaran.
Lebih dari 2 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
Kapolri juga memaparkan data terbaru terkait volume kendaraan. Hingga Selasa malam, tercatat sekitar 1.958.838 kendaraan telah masuk Jakarta.
Kemudian, pada Rabu siang pukul 12.00 WIB, terjadi penambahan sekitar 82.000 kendaraan. Dengan demikian, total kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta mencapai kurang lebih 2.040.000 unit.
Namun demikian, masih terdapat sisa kendaraan dari total 2.521.229 yang sebelumnya keluar Jakarta.
Hal ini menjadi fokus utama aparat untuk diurai dalam gelombang arus balik berikutnya.
Waspada Gelombang Kedua
Meski puncak pertama telah terlewati, Kapolri mengingatkan potensi gelombang kedua arus balik. Hal ini disebabkan masih adanya pemudik yang menunda perjalanan kembali ke ibu kota.
Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta tetap siaga dan responsif dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan susulan.
Di sisi lain, Kapolri terus mengedukasi masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta beristirahat jika merasa lelah dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
Tersedia berbagai titik istirahat, mulai dari rest area di jalan tol hingga pos pelayanan, pos terpadu, dan jembatan timbang di jalur arteri.
Fasilitas ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus balik.
Operasi Ketupat Berakhir, Pengamanan Tetap Berlanjut
Sementara itu, Kapolri menyebut Operasi Ketupat 2026 resmi berakhir pada hari ini. Meski demikian, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama tiga hingga empat hari ke depan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 tetap aman, lancar, dan terkendali hingga benar-benar tuntas. (red)
Editor : Hadwan



















