KPK Sita Valas dan Rekening Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Edison di Muara Enim

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai, valuta asing (valas), dan sejumlah rekening dengan total nilai hampir Rp2 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Penyitaan tersebut menjadi bagian dari penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek pengadaan yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison, bersama tiga tersangka lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang, termasuk rupiah, dolar Amerika Serikat, dan riyal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barang bukti dalam bentuk uang tunai ada rupiah, dolar, dan riyal. Selain itu, kami juga mengamankan sejumlah rekening.

Total saldo rekening dan uang tunai yang diamankan nilainya hampir Rp2 miliar,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Tragedi KRL vs Argo Bromo di Bekasi, 84 Korban - Santunan Langsung Cair

KPK Bongkar Rekening Penampung

Selain uang tunai, KPK juga menyita sejumlah rekening yang diduga menjadi tempat penampungan dana hasil penerimaan ilegal dari pihak swasta.

Menurut Budi, para pihak yang terlibat diduga sengaja menyiapkan rekening khusus untuk menampung aliran dana yang berkaitan dengan proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

“Para pihak menyiapkan rekening penampungan untuk menerima dugaan aliran dana dari pihak swasta,” ujarnya.

Penyidik kini menelusuri aliran dana dalam rekening tersebut untuk mengungkap pihak yang terlibat

Bupati Muara Enim Terseret OTT

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Edison selaku Bupati Muara Enim sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

Baca Juga :  Kasus K3 Kemnaker, Eks Wamenaker Noel Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Pusat

Keempat tersangka diduga terlibat dalam praktik suap terkait pengadaan barang dan jasa. Selain itu, KPK juga mendalami dugaan penerimaan gratifikasi yang diduga mengalir kepada para pihak yang terlibat.

Meski telah menetapkan tersangka, KPK masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati aliran dana tersebut.

KPK Telusuri Aliran Dana Proyek

KPK memastikan penyidikan tidak berhenti pada operasi tangkap tangan. Penyidik saat ini fokus menelusuri asal-usul uang, transaksi perbankan, serta keterlibatan pihak swasta maupun pejabat daerah lainnya.

Langkah itu dilakukan untuk memetakan seluruh rangkaian dugaan korupsi pengadaan yang terjadi di Kabupaten Muara Enim.

Kasus ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat korupsi sepanjang 2026. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka
Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia
Usia Pensiun Polri Naik, Wamenkum Jelaskan Isi Revisi UU Polri
Rapat Koordinasi DPR dan Danantara: Menata Kebijakan Ekspor
Kebijakan Satu Pintu Danantara Berisiko Ganggu Pasokan Global
IAEA Desak Iran Buka Kembali Akses Inspeksi Pasca-Pengeboman
Dump Truk Tabrak Motor di Cikupa, Ibu Tewas dan Dua Anak Terluka
Revisi UU Polri Resmi Disahkan DPR, Ini Poin Penting Pembahasannya

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:46 WIB

Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:24 WIB

Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:20 WIB

Usia Pensiun Polri Naik, Wamenkum Jelaskan Isi Revisi UU Polri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:11 WIB

Rapat Koordinasi DPR dan Danantara: Menata Kebijakan Ekspor

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:40 WIB

KPK Sita Valas dan Rekening Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Edison di Muara Enim

Berita Terbaru

Saling balas serangan di hulu energi. Ukraina membombardir terminal minyak utama Rusia sementara Roman Abramovich terungkap menjadi utusan damai rahasia antara Kyiv dan Moskow. Dok: (Ukrainian Emergency Service via AP)

INTERNASIONAL

Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia

Selasa, 9 Jun 2026 - 15:24 WIB

Sinergi tata kelola ekspor. DPR RI memfasilitasi koordinasi erat antara Danantara dan Kementerian ESDM guna memuluskan transisi kebijakan ekspor satu pintu sumber daya alam. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Rapat Koordinasi DPR dan Danantara: Menata Kebijakan Ekspor

Selasa, 9 Jun 2026 - 15:11 WIB