BEIRUT, POSNEWS.CO.ID – Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang sangat langka kepada pemerintah dan rakyat Israel. Ia mendesak mereka untuk segera memulai perundingan damai guna mengakhiri pertempuran yang terus membara di wilayah perbatasan.
Sebab, Aoun memperingatkan bahwa opsi militer tidak akan pernah memberikan keamanan dan keselamatan yang hakiki bagi Israel. Pernyataan tegas ini ia sampaikan dalam wawancara khusus bersama stasiun televisi CNN pada hari Senin.
Ajakan Dialog di Tengah Pertempuran
Aoun menegaskan bahwa pemerintah Lebanon berkomitmen penuh untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menantang balik keseriusan pihak Israel untuk segera duduk bersama di meja perundingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, pemerintah Lebanon tengah berpartisipasi aktif dalam diskusi damai bentukan Amerika Serikat. Meskipun begitu, kelompok milisi Hezbollah tetap meluncurkan serangan udara ke wilayah Israel secara sepihak.
Aoun juga memastikan tidak akan menemui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelum kedua negara mencapai kesepakatan resmi. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa draf tersebut hanya berupa kesepakatan non-agresi dan bukan perdamaian penuh.
Mengikuti Inisiatif Damai Arab 2002
Pemerintah Lebanon berencana mengambil langkah strategis sesuai kerangka Inisiatif Damai Arab tahun 2002. Dalam hal ini, aturan tersebut menawarkan normalisasi hubungan menyeluruh dengan syarat kemerdekaan bagi Palestina.
Namun, Aoun mengakui bahwa proses diplomasi ini membutuhkan waktu dan beberapa tahap transisi yang matang. Konflik bersenjata ini sendiri meletus sejak tanggal 2 Maret lalu akibat provokasi roket Hezbollah.
Akibatnya, serangan balasan militer Israel kini telah menewaskan lebih dari 3.600 warga sipil di Lebanon. Selain itu, pertempuran sengit ini juga memaksa satu juta warga Lebanon mengungsi dari rumah mereka.
Kecaman Keras Terhadap Dominasi Iran
Gencatan senjata usulan Amerika Serikat pada tanggal 16 April lalu terbukti tidak berjalan efektif. Sebab, militer Israel tercatat telah meluncurkan hampir 3.500 serangan udara baru pasca pengumuman tersebut.
Ketegangan regional kian memuncak setelah aksi saling serang rudal secara langsung antara Iran dan Israel. Aoun secara terbuka menuduh Iran sengaja menggunakan rakyat Lebanon sebagai alat tawar politik di Washington.
Oleh sebab itu, ia mendesak pemulihan hubungan bilateral yang sehat berdasarkan prinsip saling menghormati. Pada akhirnya, rakyat Lebanon menolak keras menjadi korban demi melindungi kepentingan geopolitik pihak asing.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












