Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesan kemanusiaan dari Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang langka kepada Israel untuk menghentikan perang dan memulai jalur diplomasi resmi. Dok: Istimewa.

Pesan kemanusiaan dari Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang langka kepada Israel untuk menghentikan perang dan memulai jalur diplomasi resmi. Dok: Istimewa.

BEIRUT, POSNEWS.CO.ID – Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang sangat langka kepada pemerintah dan rakyat Israel. Ia mendesak mereka untuk segera memulai perundingan damai guna mengakhiri pertempuran yang terus membara di wilayah perbatasan.

Sebab, Aoun memperingatkan bahwa opsi militer tidak akan pernah memberikan keamanan dan keselamatan yang hakiki bagi Israel. Pernyataan tegas ini ia sampaikan dalam wawancara khusus bersama stasiun televisi CNN pada hari Senin.

Ajakan Dialog di Tengah Pertempuran

Aoun menegaskan bahwa pemerintah Lebanon berkomitmen penuh untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menantang balik keseriusan pihak Israel untuk segera duduk bersama di meja perundingan.

Saat ini, pemerintah Lebanon tengah berpartisipasi aktif dalam diskusi damai bentukan Amerika Serikat. Meskipun begitu, kelompok milisi Hezbollah tetap meluncurkan serangan udara ke wilayah Israel secara sepihak.

Aoun juga memastikan tidak akan menemui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelum kedua negara mencapai kesepakatan resmi. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa draf tersebut hanya berupa kesepakatan non-agresi dan bukan perdamaian penuh.

Mengikuti Inisiatif Damai Arab 2002

Pemerintah Lebanon berencana mengambil langkah strategis sesuai kerangka Inisiatif Damai Arab tahun 2002. Dalam hal ini, aturan tersebut menawarkan normalisasi hubungan menyeluruh dengan syarat kemerdekaan bagi Palestina.

Namun, Aoun mengakui bahwa proses diplomasi ini membutuhkan waktu dan beberapa tahap transisi yang matang. Konflik bersenjata ini sendiri meletus sejak tanggal 2 Maret lalu akibat provokasi roket Hezbollah.

Akibatnya, serangan balasan militer Israel kini telah menewaskan lebih dari 3.600 warga sipil di Lebanon. Selain itu, pertempuran sengit ini juga memaksa satu juta warga Lebanon mengungsi dari rumah mereka.

Baca Juga :  Trump Beri Ultimatum 24 Jam Saat Iran Tuntut Akhir Perang

Kecaman Keras Terhadap Dominasi Iran

Gencatan senjata usulan Amerika Serikat pada tanggal 16 April lalu terbukti tidak berjalan efektif. Sebab, militer Israel tercatat telah meluncurkan hampir 3.500 serangan udara baru pasca pengumuman tersebut.

Ketegangan regional kian memuncak setelah aksi saling serang rudal secara langsung antara Iran dan Israel. Aoun secara terbuka menuduh Iran sengaja menggunakan rakyat Lebanon sebagai alat tawar politik di Washington.

Oleh sebab itu, ia mendesak pemulihan hubungan bilateral yang sehat berdasarkan prinsip saling menghormati. Pada akhirnya, rakyat Lebanon menolak keras menjadi korban demi melindungi kepentingan geopolitik pihak asing.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Berita Terbaru

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB