Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti. (Posnews/Ist)

Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru.

Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkap kliennya telah menyerahkan lebih dari 20 nama yang diduga terlibat dalam perkara tersebut kepada penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).

Nama-nama tersebut, kata Krisna, telah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat Sony menjalani pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah kami sampaikan kepada penyidik dan semuanya sudah masuk dalam BAP saat pemeriksaan. Saya mendampingi langsung Pak Sony ketika memberikan keterangan,” kata Krisna kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Sony Ajukan Justice Collaborator

Selain memberikan keterangan tambahan, Sony juga mengajukan permohonan sebagai Justice Collaborator (JC) kepada Kejagung.

Krisna mengatakan pihaknya telah menyerahkan surat permohonan resmi dan berharap penyidik mengabulkannya untuk mempercepat pengungkapan kasus yang lebih luas.

“Kami sudah menyerahkan surat JC yang telah ditandatangani. Harapannya, Kejagung menerima permohonan tersebut agar pengembangan penyidikan lebih mudah dan aktor-aktor lain bisa terungkap,” ujarnya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta dan Jabodetabek Hari Ini: Hujan Ringan hingga Sedang

Sebut Ada 26 Nama dari Berbagai Lembaga

Krisna mengungkap jumlah nama yang telah disampaikan mencapai 26 orang. Menurutnya, daftar tersebut masih bisa bertambah seiring perkembangan penyidikan.

Ia mengklaim nama-nama itu berasal dari berbagai unsur, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif.

“Ada 26 nama dan kemungkinan masih bertambah. Yang paling banyak berasal dari unsur legislatif,” katanya.

Meski demikian, Krisna belum mengungkap identitas pihak-pihak yang disebut dalam pemeriksaan karena seluruhnya masih menjadi materi penyidikan Kejagung.

Kejagung Dalami Dugaan Intervensi MBG

Sebelumnya, Sony menyatakan siap bekerja sama dengan penyidik untuk membongkar dugaan permainan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Krisna menegaskan langkah pengajuan JC bukan upaya menghindari proses hukum, melainkan bentuk kooperatif Sony dalam membantu penyidik mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Mengancam, BNPB Minta Warga Siaga Hadapi Bibit Siklon Ganda di Indonesia

Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan tiga tersangka, yakni Sony Sonjaya, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.

Penyidik menduga ketiganya mengintervensi proses verifikasi portal mitra BGN sehingga sejumlah yayasan tetap lolos meski tidak memenuhi persyaratan.

Diduga Nikmati Aliran Dana Miliaran Rupiah

Kejagung menduga para tersangka terafiliasi dengan sejumlah SPPG yang menerima aliran dana miliaran rupiah setiap hari.

Penyidik juga menemukan dugaan intervensi pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai kebutuhan serta mengandung mark up.

Proyek yang disorot meliputi pengadaan 21.801 motor listrik senilai Rp1 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.000 tablet, dan 5.400 televisi 75 inci.

Kejagung masih menelusuri aliran dana, proses pengadaan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi MBG tersebut.  **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache
Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian
Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi
Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan
Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional
Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:48 WIB

AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:24 WIB

Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:53 WIB

BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan baru di Selat Hormuz. Amerika Serikat meluncurkan serangan balasan ke Iran setelah penembakan jatuh helikopter Apache di tengah ancaman pecahnya aliansi AS-Israel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:48 WIB

Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi, Kondisi langit berawan di kawasan Jakarta saat BMKG memprediksi seluruh wilayah Jabodetabek mengalami cuaca berawan pada Rabu, 10 Juni 2026.
(Posnews/BMKG)

JABODETABEK

BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian

Rabu, 10 Jun 2026 - 06:53 WIB