Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri

Rabu, 1 April 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Banten Siaga Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Deras Sepekan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Banten Siaga Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Deras Sepekan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Musim pancaroba mulai menghantam wilayah Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat siaga menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang makin tak menentu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan warga harus bergerak cepat saat kondisi memburuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta masyarakat tak ragu melakukan evakuasi mandiri jika hujan deras berlangsung lama.

“Warga harus tahu jalur evakuasi aman dan segera menyelamatkan diri saat situasi berbahaya,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga :  Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Cuaca Ekstrem Mengintai, Risiko Bencana Meningkat

Saat ini, Indonesia memasuki masa peralihan dari musim hujan ke kemarau. Akibatnya, cuaca berubah drastis dalam waktu singkat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan lebat hingga sangat lebat masih akan terjadi di berbagai wilayah hingga 2 April 2026.

Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi basah seperti:

  • Banjir
  • Tanah longsor
  • Pohon tumbang
  • Angin kencang ekstrem

Wilayah Rawan Harus Siaga

Sejumlah daerah masuk zona rawan, antara lain:
Sumatra Barat, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, hingga Papua.

Baca Juga :  Babinsa Serda Heri Disanksi, Penjual Es Viral Dapat Ganti Rugi dan Bantuan

Khusus Jawa Tengah, hujan lebat berpotensi melanda wilayah seperti Tegal, Banyumas, Wonosobo, hingga Magelang.

Imbauan Penting: Jangan Abaikan Tanda Bahaya

BNPB menegaskan masyarakat harus:

  • Segera evakuasi saat hujan deras berkepanjangan
  • Menjauhi pohon, baliho, dan bangunan rapuh
  • Waspada banjir dan longsor di wilayah rawan
  • Pantau info cuaca resmi secara berkala

Selain itu, warga diminta tidak menunggu peringatan kedua jika kondisi sudah mengancam. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB