72 Siswa Keracunan MBG di Duren Sawit Jaktim, Spageti Diduga Penyebab

Sabtu, 4 April 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis di sekolah. (Posnews/Ist)

Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis di sekolah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menggegerkan Jakarta Timur.

Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, diduga keracunan usai mengonsumsi menu program MBG.

Para siswa kini menjalani perawatan di tiga rumah sakit, yakni RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan Rumah Sakit Harum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi para korban.

Ia meninjau langsung penanganan di RSKD Duren Sawit dan menegaskan pemerintah serius menangani kasus ini.

“Ini dampak dari makanan yang disiapkan di lokasi Pondok Kelapa,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Minggu 19 Juli 2026: Matahari Bersinar, Suhu 33°C

Spageti Diduga Jadi Penyebab

Dugaan sementara mengarah pada menu spageti dalam program MBG. Namun, Pemprov DKI menegaskan belum akan mengambil kesimpulan sebelum hasil uji laboratorium keluar.

“Memang diduga dari makanan spageti, tapi kita tunggu hasil laboratorium,” tegas Pramono.

Empat Sekolah Terdampak

Empat sekolah yang siswanya terdampak antara lain:

  • SMAN 91
  • SDN Pondok Kelapa 01
  • SDN Pondok Kelapa 07
  • SDN Pondok Kelapa 09

Kasus ini langsung menjadi perhatian karena melibatkan program pemerintah yang menyasar pelajar.

Gejala Serupa, Kondisi Mulai Membaik

Para siswa mengalami gejala yang hampir sama, mulai dari demam, mual, muntah, hingga diare.

Baca Juga :  Medan Perang Siber: Masa Depan Konflik di Domain Kelima

Meski sempat membuat panik, kondisi para korban kini berangsur membaik.

“Alhamdulillah semuanya stabil dan dalam proses pemulihan,” kata Pramono.

Ia optimistis para siswa bisa kembali pulang dalam satu hingga dua hari ke depan.

Pemerintah memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung. Siswa yang terdaftar BPJS Kesehatan akan dicover penuh.

Sementara itu, bagi yang belum terdaftar, pihak terkait menyatakan siap menanggung seluruh biaya perawatan.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pelaksanaan program MBG. Pemerintah berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait kualitas dan keamanan makanan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur
Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Senin 5 Oktober 2026, Jangan Lupa Bawa Payung! Ini Prediksi Cuaca Jabodetabek
Kapolres Jakut Turun Langsung ke Dua Gereja, Pesan Ini Disampaikan kepada Jemaat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:36 WIB

29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Berita Terbaru

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:10 WIB

Donald Trump memindahkan pesawat pembom B-1 dari Inggris usai mendeteksi ancaman keamanan yang berkaitan dengan pihak Iran. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Trump Mengonfirmasi Pemindahan Jet Pembom B-1 dari Inggris

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:44 WIB

Rusia mengarantina rumah sakit di Siberia setelah peneliti lembaga riset pes meninggal karena pneumonia dari penyebab tak dikenal. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Otoritas Rusia Mengarantina Rumah Sakit Siberia

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:07 WIB

Nacon meluncurkan pengontrol Revolution 5 Unlimited berlayar internal dan berstik TMR anti-drift untuk PS5 dan PC. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nacon Merilis Pengontrol Nirkabel Revolution 5 Unlimited

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:26 WIB