Makan Siang Politik, Jokowi dan Prabowo Bahas Arah Bangsa di Kertanegara

Minggu, 5 Oktober 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pertemuan hangat dua tokoh besar kembali terjadi. Presiden Prabowo Subianto menjamu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025) kemarin.

Momen itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembicaraan serius soal arah masa depan bangsa.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan pertemuan tersebut.

“Banyak topik yang dibahas, mulai dari situasi politik, pemerintahan, sampai pembangunan nasional,” ujar Prasetyo usai menghadiri HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Baca Juga :  Pengamanan Paskah 2026 Diperketat, 4.500 Personel Polda Metro Jaya Disiagakan di Gereja

Menurut Prasetyo, pertemuan itu berlangsung santai tapi penuh makna. Ia menegaskan, kunjungan Jokowi ke rumah Prabowo bukan agenda politik formal, melainkan bentuk silaturahmi yang sudah lama terjalin.

“Kalau Pak Prabowo ke Jawa Tengah, biasanya beliau yang mampir ke tempat Pak Jokowi. Nah, kali ini kebetulan Pak Jokowi ada di Jakarta, jadi mereka janjian makan siang bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Ditjen Imigrasi Bongkar Investor dan Sponsor Fiktif, 196 WNA Ditangkap

Selama dua jam, kedua pemimpin berdiskusi hangat. “Pembicaraannya seputar masalah kebangsaan dan masa depan Indonesia. Jokowi juga memberi beberapa masukan kepada Presiden Prabowo,” tutur Prasetyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini memantik perhatian publik, mengingat hubungan keduanya tetap solid setelah pergantian kekuasaan.

Banyak pihak menilai, momen Kertanegara menunjukkan kesinambungan kepemimpinan dan komitmen menjaga stabilitas politik nasional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB