JAKARTA, POSNEWS.CO.ID â Polda Metro Jaya menegaskan komitmen kuat menjaga integritas penerimaan Taruna/Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026.
Penegasan ini muncul dalam pengarahan nasional yang dipimpin As SDM Kapolri Anwar melalui Zoom Meeting, Senin (6/4/2026).
Dalam arahannya, Anwar menekankan bahwa rekrutmen Akpol bukan sekadar seleksi biasa. Sebaliknya, proses ini menjadi strategi utama membentuk Polri yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.
Karena itu, seluruh panitia wajib menjalankan prinsip BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan larangan keras terhadap praktik percaloan dan penggunaan joki. âTidak boleh ada celah. Semua harus berjalan bersih,â tegasnya.
Komitmen Tegas: Nol Calo, Nol Biaya
Sementara itu, Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol Muh. Dwita Kumu Wardana memastikan jajarannya siap mengawal seluruh tahapan seleksi secara objektif dan profesional.
âKami pastikan rekrutmen Akpol 2026 berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Proses ini gratis dan tidak ada ruang bagi calo maupun joki,â tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Pasalnya, kelulusan sepenuhnya ditentukan kemampuan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Hanya Satu Jalur, Seleksi Super Ketat
Menariknya, tahun ini penerimaan Akpol hanya dibuka melalui jalur reguler. Dengan demikian, seluruh peserta wajib mengikuti rangkaian seleksi panjang dan ketat tanpa jalur khusus.
Proses seleksi sendiri sudah dimulai sejak 9â30 Maret 2026 melalui pendaftaran online dan verifikasi. Selanjutnya, tahapan terus bergulir secara berlapis, antara lain:
- 31 Maretâ4 April: Rikmin awal & pakta integritas
- 7â11 April: Rikkes tahap I
- 23â25 April: CAT Psikologi
- 6â11 Mei: CAT Akademik, uji komputer, PMK, dan AMI
- 17â24 Mei: Uji EKG, UKJ, dan antropometri
- 4â6 Juni: Sidang & rikkes tahap II
- 13â17 Juni: PMK, PSI tahap II, rikmin akhir
- 26 Juni: Sidang akhir tingkat Panda
Setelah itu, peserta yang lolos akan melaju ke seleksi tingkat pusat (Panpus) pada 3â27 Juli 2026.
Dengan rangkaian panjang tersebut, jalur Akpol menjadi seleksi paling ketat dan komprehensif di lingkungan Polri.
Oleh karena itu, panitia memperketat pengawasan di setiap tahap guna memastikan proses berjalan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Polda Metro Jaya pun kembali menegaskan: tidak ada jalan pintas dalam seleksi Akpol 2026. Semua peserta harus mengandalkan kemampuan sendiri. (red)
Editor : Hadwan



















