Cuaca Ekstrem Hantam Bandara Soetta, 12 Penerbangan Dialihkan dan Atap Terminal 3 Jebol

Senin, 6 April 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap boarding lounge Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang jebol saat hujan deras dan penumpang panik berlarian. (Posnews/Ist)

Kondisi atap boarding lounge Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang jebol saat hujan deras dan penumpang panik berlarian. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca ekstrem mengguncang aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (6/4/2026).

Hujan deras yang disertai fenomena windshear memicu kekacauan jadwal, bahkan memaksa puluhan pesawat gagal mendarat.

Berdasarkan data Airport Operation Control Center (AOCC), dampaknya langsung terasa. Sebanyak 12 penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, 14 pesawat harus holding di udara, 13 lainnya melakukan go around, dan satu pesawat kembali ke apron (RTA) demi keselamatan.

Pihak bandara pun bergerak cepat. Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menegaskan keselamatan tetap jadi prioritas utama.

“Koordinasi intensif kami lakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, dan seluruh stakeholder agar operasional tetap aman di tengah cuaca buruk,” tegasnya.

Baca Juga :  Siswa SMP di Lampung Bunuh Teman Sekelas karena Dendam Dibully

Meski cuaca ekstrem menghantam, fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan tetap berfungsi normal.

Tidak ditemukan genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Atap Terminal 3 Jebol Akibat Hujan

Namun, insiden mengejutkan terjadi di dalam terminal. Atap boarding lounge Gate 7 Terminal 3 dilaporkan jebol akibat derasnya hujan.

Air tiba-tiba tumpah dari plafon, memicu kepanikan penumpang yang langsung berlarian menyelamatkan diri.

Video kejadian itu viral di media sosial. Salah satu saksi menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 13.40 WIB saat penumpang tengah menunggu boarding penerbangan ke Singapura.

“Penumpang cukup banyak, tapi semua masih sempat lari,” ungkapnya.

Tak butuh waktu lama, petugas langsung turun tangan. Dalam waktu sekitar lima menit, area terdampak berhasil dikendalikan melalui pembersihan dan pembatasan lokasi.

Baca Juga :  Dua Tewas Terimpit Mobil di Rawamangun, Kecelakaan Maut Mobil vs Motor Bikin Macet Parah

“Kondisi sudah kembali normal dan operasional tetap berjalan lancar,” jelas Yudistiawan.

Selain itu, pihak bandara memastikan pengawasan fasilitas dilakukan 24 jam penuh. Jika terdeteksi potensi gangguan, area langsung disterilisasi demi mencegah risiko lebih besar.

Sebagai langkah antisipasi, penumpang diminta aktif memantau jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai.

Selain itu, mereka juga disarankan datang lebih awal untuk menghindari dampak keterlambatan akibat cuaca ekstrem.

Cuaca buruk ini menjadi peringatan keras. Di tengah intensitas hujan tinggi dan potensi windshear, keselamatan penerbangan tetap bergantung pada kewaspadaan semua pihak—mulai dari operator hingga penumpang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tangkap Bupati Pemalang, Kantor PUPR dan Rumah Kontraktor Disegel
MK Putus Gugatan Program MBG Besok, Nasib Anggaran MBG 2026 Ditentukan
Kasus CSR BI-OJK Berlanjut, KPK Buka Peluang Panggil Perry Warjiyo
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi
Koperasi SMS Setjen DPD RI Resmi Rebranding, Perkuat Layanan Digital dan Tata Kelola
BGN Pecat 261 Pegawai Non-ASN, 48 ASN – Diduga Terlibat Judol dan Tilep Dana
Data Pusiknas Bareskrim: Penganiayaan Geser Pencurian, Kriminalitas Naik 8,3 Persen
KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:15 WIB

MK Putus Gugatan Program MBG Besok, Nasib Anggaran MBG 2026 Ditentukan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:43 WIB

Kasus CSR BI-OJK Berlanjut, KPK Buka Peluang Panggil Perry Warjiyo

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:27 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:07 WIB

Koperasi SMS Setjen DPD RI Resmi Rebranding, Perkuat Layanan Digital dan Tata Kelola

Senin, 27 Juli 2026 - 19:55 WIB

BGN Pecat 261 Pegawai Non-ASN, 48 ASN – Diduga Terlibat Judol dan Tilep Dana

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan komoditas unggulan. Indonesia mendesak Amerika Serikat memberikan pembebasan tarif impor bagi produk minyak kelapa sawit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:17 WIB

Siasat hemat bahan bakar fosil. Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia memproyeksikan peningkatan campuran biodiesel B12 dan B15 hemat 386 juta liter solar per tahun. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Jul 2026 - 10:13 WIB

Koreksi harga komoditas sawit. Penurunan harga minyak mentah dunia dan minyak nabati pesaing menekan pergerakan harga CPO di Bursa Malaysia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Rabu, 29 Jul 2026 - 09:08 WIB

Bocoran industri semikonduktor. MediaTek merancang lini Dimensity 9600s, 9600 Pro, dan 9600 Pro Max guna menantang dominasi Qualcomm. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600 Berteknologi 2nm

Rabu, 29 Jul 2026 - 08:47 WIB