Warga Binaan Lapas Dilatih Beternak, Pemerintah Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan

Selasa, 7 April 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi Kementerian Dorong Ekonomi Warga Binaan. (Posnews/MR)

Kolaborasi Kementerian Dorong Ekonomi Warga Binaan. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah resmi menggeber program pemberdayaan warga binaan lewat sektor peternakan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menggandeng Kementerian Pertanian serta Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat untuk memperkuat keterampilan peternakan di lembaga pemasyarakatan (lapas) seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini ditegaskan melalui penandatanganan MoU di Stone Cafe Kembar, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto menegaskan, program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan strategi besar menghadapi tantangan krisis global.

“Ketahanan pangan menjadi kunci negara maju. Karena itu, kita harus masuk ke mode bertahan dengan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Melalui program ini, warga binaan akan dibekali keterampilan beternak ayam, produksi telur, hingga pengelolaan protein hewani lain sebagai bekal setelah bebas.

Baca Juga :  14.580 Pil Ekstasi Disita Bareskrim dari Jaringan Medan–Palembang, Dikendalikan dari Lapas

Target Besar: 272 Ribu Warga Binaan Produktif

Dirjen Pemasyarakatan Irjen Pol Mashudi mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 272 ribu warga binaan di Indonesia. Kebutuhan konsumsi saja sudah sangat besar.

“Satu warga binaan butuh sekitar 18 butir telur per bulan. Jika dikelola sendiri melalui peternakan lapas, ini bisa jadi kekuatan ekonomi luar biasa,” ujarnya.

Artinya, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang swasembada pangan di dalam lapas.

Sementara itu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Agung Suganda menegaskan kesiapan pihaknya mendampingi program ini.

Menurutnya, kolaborasi ini akan mengawal seluruh proses, mulai dari penyediaan bibit, pelatihan, hingga distribusi hasil ternak.

“Kami dorong ekosistem peternakan tumbuh merata. Ini penting untuk menjaga pasokan dan menekan disparitas harga daging serta telur,” jelasnya.

Baca Juga :  Partai Populis Sanseito Janji Hapus Pajak Konsumsi dan Tolak Imigran

Edukasi: Bekal Hidup Setelah Bebas

Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Mulyadi Atma menilai program ini sebagai langkah strategis membangun ekonomi rakyat dari bawah.

Ia menegaskan, warga binaan tidak hanya dilatih, tetapi juga dipersiapkan menjadi pelaku usaha mandiri.

“Program ini membuka peluang kerja dan usaha setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, program ini juga berdampak langsung pada peningkatan gizi warga binaan.

Pemerintah akan memperkuat konsumsi protein hewani melalui hasil peternakan sendiri, seperti ayam dan telur.

Dengan demikian, kualitas hidup warga binaan meningkat sekaligus menciptakan sistem ekonomi produktif di dalam lapas. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB