Saiful Mujani Tantang Balas Opini, Bukan Lapor Polisi – Polemik Seruan ‘Jatuhkan Prabowo’

Kamis, 9 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saiful Mujani memberikan pernyataan terkait polemik rencana pelaporan oleh relawan Presiden Prabowo. (Posnews/ist)

Saiful Mujani memberikan pernyataan terkait polemik rencana pelaporan oleh relawan Presiden Prabowo. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting, Saiful Mujani, buka suara terkait rencana relawan Presiden Prabowo Subianto yang ingin melaporkannya ke polisi.

Dengan santai namun tegas, Saiful mempersilakan langkah tersebut. “Silakan saja, itu sah-sah saja,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Meski demikian, Saiful langsung menyentil. Ia menilai respons terbaik atas perbedaan pandangan seharusnya dilakukan melalui debat terbuka, bukan lewat jalur hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Guru Besar Ilmu Politik UIN Jakarta itu, penggunaan aparat negara justru tidak mencerminkan praktik demokrasi yang sehat.

Baca Juga :  Comeback Heroik di Maguwoharjo: Sempat Tertinggal, Garuda Pertiwi Tekuk Nepal 2-1

“Idealnya, opini dibalas dengan opini. Tidak perlu membawa instrumen negara,” tegasnya.

Relawan Siap Tempuh Jalur Hukum

Sebelumnya, sejumlah simpul relawan Prabowo menyatakan akan melaporkan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke polisi.

Langkah itu dipicu pernyataan yang dianggap mengandung ajakan menjatuhkan pemerintahan dalam sebuah forum diskusi publik.

Ketua Presidium Kebangsaan 08 sekaligus Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H Kurniawan, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.

Kurniawan menilai pernyataan Saiful dan Islah mengarah pada ajakan, hasutan, hingga penyebaran kebencian terhadap Presiden.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek 6–7 Desember 2025: Hujan Merata, Tidak Ada Potensi Ekstrem

Ia menilai sikap tersebut tidak pantas dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Indonesia tidak mengenal kudeta atau makar dalam demokrasi yang sehat,” tegasnya.

Situasi ini memicu perdebatan luas. Di satu sisi, relawan menempuh jalur hukum. Di sisi lain, Saiful menekankan pentingnya adu gagasan secara terbuka.

Dengan demikian, polemik ini tidak hanya soal laporan polisi, tetapi juga menyentuh prinsip dasar demokrasi: kebebasan berpendapat versus batasan hukum. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Kapolri Ingatkan Modus Narkotika Cair lewat Vape
Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Izin Tambang Emas PT KEL di Nabire Dicabut, Satgas Temukan Pelanggaran
25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak
Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Kapolri Ingatkan Modus Narkotika Cair lewat Vape

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Izin Tambang Emas PT KEL di Nabire Dicabut, Satgas Temukan Pelanggaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27 WIB

25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta

Berita Terbaru

Pemerintah Jepang mematikan sementara situs web kementerian dan bisnis utama akibat kerentanan bahasa PHP yang terdeteksi AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

PHP Memaksa Penutupan Darurat Layanan Web Jepang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 04:23 WIB

Attack Shark resmi merilis mouse gaming R5 Turbo dari bahan carbon fiber berbobot 43 gram dengan sensor PixArt 60.000 DPI dan polling rate 8.000 Hz. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Attack Shark Rilis Mouse Gaming Carbon Fiber R5 Turbo

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:58 WIB

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB