Papua Memanas! 15 Orang Tewas Diterjang Peluru, KemenHAM Ambil Alih Pengusutan

Senin, 20 April 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi mencekam di Kampung Kembru Distrik Sinak Papua Tengah usai baku tembak antara aparat dan kelompok bersenjata yang menewaskan 15 warga sipil serta melukai sejumlah lainnya. (Posnews/Ist)

Situasi mencekam di Kampung Kembru Distrik Sinak Papua Tengah usai baku tembak antara aparat dan kelompok bersenjata yang menewaskan 15 warga sipil serta melukai sejumlah lainnya. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Tragedi berdarah mengguncang Kampung Kembru, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.

Sedikitnya 15 warga sipil tewas dalam baku tembak sengit antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB) pada Selasa (14/4/2026).

Insiden ini langsung memicu kecaman dan menjadi sorotan serius pemerintah.

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengungkapkan jumlah korban tewas tersebut saat konferensi pers di Kementerian Hak Asasi Manusia, Kuningan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).

“Sebanyak 15 orang meninggal dunia dalam serangan di Kembru tersebut,” tegas Pigai.

Baku Tembak Brutal, Warga Sipil Jadi Korban

Selain korban tewas, sedikitnya tujuh warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat rentetan tembakan dalam bentrokan tersebut.

Data korban dihimpun dari berbagai sumber, mulai dari pemerintah daerah, warga setempat, hingga para korban selamat.

Baca Juga :  Pemprov Buka 100 Unit Rusun Murah PIK Pulogadung, Pendaftaran Gratis Tanpa Calo

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden berdarah ini memperlihatkan betapa warga sipil kembali menjadi korban dalam konflik bersenjata yang tak kunjung reda di Papua.

Kementerian HAM Ambil Alih, Dorong Pengusutan Terbuka

Merespons jatuhnya banyak korban, Kementerian Hak Asasi Manusia langsung turun tangan.

Pigai menegaskan pihaknya mengambil alih penanganan kasus demi memastikan pengusutan berjalan transparan dan berkeadilan.

Langkah ini sekaligus untuk membongkar fakta sebenarnya di balik tragedi penembakan yang menewaskan belasan warga sipil.

“Lebih baik Kementerian HAM mendahului cek data fakta informasi. Itu jauh lebih baik agar semuanya terang,” ujar Pigai.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan Riau Kian Parah, BNPB Catat 2.713 Hektare Lahan Terbakar Sejak 2026

Pelaku Disebut Sudah Diketahui, Diminta Jujur

Pigai bahkan secara tegas menyebut bahwa pelaku penembakan bukan misteri. Menurutnya, peristiwa terjadi di siang hari sehingga banyak saksi mengetahui kejadian tersebut.

Ia mendesak pihak yang terlibat untuk tidak bersembunyi dan segera mengakui perbuatannya demi keadilan bagi korban.

“Pelakunya sudah diketahui masyarakat. Jangan ditutup-tutupi. Harus dibuka agar ada keadilan,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti panasnya konflik bersenjata di Papua yang kerap memakan korban sipil.

Tragedi di Kembru menjadi pengingat keras bahwa eskalasi kekerasan masih menjadi ancaman nyata bagi warga.

Pemerintah kini didesak untuk bertindak tegas, mengusut tuntas pelaku, serta memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat sipil di wilayah konflik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Beberkan Modus Kotor Proyek, Panjer, Suap – hingga Fee untuk Menang Tender
Imigrasi Bongkar Modus Haji Ilegal, 13 Orang Langsung Ditahan di Bandara
Program Makan Gratis Disorot, Ini Daftar Menu yang Rawan Picu Gangguan Pencernaan
Banjir 160 Cm Rendam Kebon Pala Jaktim, Polairud Polda Metro Jaya Turun Evakuasi Warga
Tawuran Sadis Johar Baru: Korban Air Keras Terluka Parah, Pelaku Justru Tak Ditahan
Nus Kei Tewas di Bandara Kei, Pelaku Ngaku Balas Dendam Kematian Saudara Sejak 2020
Tabrakan Maut TransJakarta di Jakarta Utara, Penumpang Motor Tewas di Tempat
Kejahatan Jalanan Mengganas, HP Turis Jerman Dirampas di Pasar Baru

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:38 WIB

KPK Beberkan Modus Kotor Proyek, Panjer, Suap – hingga Fee untuk Menang Tender

Senin, 20 April 2026 - 20:12 WIB

Imigrasi Bongkar Modus Haji Ilegal, 13 Orang Langsung Ditahan di Bandara

Senin, 20 April 2026 - 19:57 WIB

Program Makan Gratis Disorot, Ini Daftar Menu yang Rawan Picu Gangguan Pencernaan

Senin, 20 April 2026 - 19:46 WIB

Papua Memanas! 15 Orang Tewas Diterjang Peluru, KemenHAM Ambil Alih Pengusutan

Senin, 20 April 2026 - 14:52 WIB

Banjir 160 Cm Rendam Kebon Pala Jaktim, Polairud Polda Metro Jaya Turun Evakuasi Warga

Berita Terbaru