Reshuffle Istana: Dudung Pimpin KSP, Qodari Jabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Senin, 27 April 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala KSP di Istana Negara. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala KSP di Istana Negara. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

Sementara itu, Qodari yang sebelumnya menjabat Kepala KSP, kini dipercaya memimpin Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dimulai dengan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden tentang pengangkatan pejabat.

Selanjutnya, Presiden memandu langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Dudung dan Qodari.

Baca Juga :  Ben-Gvir Tuai Kecaman Internasional Pasca-Video Ejekan Aktivis Gaza

Keduanya berkomitmen setia pada UUD 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, hadir pula jajaran menteri dan pejabat tinggi, seperti Yusril Ihza Mahendra, Zulkifli Hasan, Airlangga Hartarto, hingga Panglima TNI Agus Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Rotasi Strategis Perkuat Komunikasi Pemerintah

Rotasi jabatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi di lingkar Istana. Dudung diharapkan mampu mempercepat kerja-kerja strategis Presiden melalui KSP.

Baca Juga :  Peringatan Keras Tiongkok: Jepang Hadapi "Pukulan Telak

Sementara itu, Qodari dipercaya memperkuat komunikasi pemerintah melalui Bakom agar kebijakan lebih efektif tersampaikan ke publik.

Dengan komposisi baru ini, pemerintah menargetkan percepatan program prioritas nasional.

Selain itu, penguatan komunikasi publik menjadi kunci menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan efektivitas kinerja di tingkat pusat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen
Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung
KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat
Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita
Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang
Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:20 WIB

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 15:46 WIB

Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 10:26 WIB

Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa

Jumat, 18 September 2026 - 07:42 WIB

Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB