Detik-Detik Tabrakan Maut Bekasi Timur: Berawal Taksi Tertemper, 7 Tewas

Selasa, 28 April 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan KRL Bekasi Timur Tewaskan 16 Orang, Sopir Taksi Jadi Tersangka. (Posnews/Ist)

Kecelakaan KRL Bekasi Timur Tewaskan 16 Orang, Sopir Taksi Jadi Tersangka. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Insiden tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur ternyata dipicu kejadian lain yang tak kalah fatal.

Berdasarkan laporan awal, sekitar pukul 20.50 WIB, sebuah taksi nekat melintas di perlintasan sebidang kawasan Bulak Kapal. Nahas, kendaraan itu tertemper KRL yang melaju.

Akibat benturan tersebut, KRL langsung berhenti di tengah jalur rel—menciptakan situasi berbahaya yang memicu bencana berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KRL Berhenti, Argo Bromo Menghantam Brutal

Namun, situasi berubah menjadi tragedi. KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di belakang tak sempat mengerem.

Alhasil, tabrakan keras tak terhindarkan. Lokomotif menghantam bagian belakang KRL dengan brutal hingga merusak rangkaian.

Baca Juga :  Kampung Haji Indonesia Ditargetkan Beroperasi 2028, Baru 1–2 Tower Bisa Digunakan

“Kereta berhenti karena ada taksi tertabrak di perlintasan,” ungkap Franoto Wibowo.

Update Korban: 7 Tewas, 81 Luka, 3 Terjepit

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, merilis data terbaru:

  • 7 orang meninggal dunia
  • 81 korban luka dirawat
  • 3 korban masih terperangkap di dalam kereta

Jumlah korban diperkirakan masih bisa berubah seiring proses evakuasi.

Evakuasi Dramatis 8 Jam, Gerbong Dievakuasi Bertahap

Selanjutnya, tim gabungan mengevakuasi korban selama lebih dari 8 jam. Proses berlangsung lambat karena kondisi korban yang terjepit dan risiko tinggi di lokasi.

Sebanyak 12 gerbong KA Argo Bromo Anggrek telah dipindahkan ke Stasiun Bekasi. Petugas kini fokus mengevakuasi lokomotif dan korban yang masih terperangkap.

Baca Juga :  Sopir JakLingko Hina Penumpang Perempuan, TransJakarta Bertindak Cepat dan Pecat

Jalur Dibuka, KRL Masih Dibatasi

Di sisi lain, jalur hilir sudah kembali dibuka untuk operasional terbatas. Meski begitu, layanan KRL belum normal.

Penumpang masih belum bisa naik-turun di Stasiun Bekasi Timur. Perjalanan KRL sementara hanya sampai Stasiun Bekasi.

KAI juga membuka posko tanggap darurat di lokasi untuk membantu keluarga korban. Selain itu, masyarakat bisa mengakses informasi melalui call center 121.

Tragedi ini menjadi rangkaian kecelakaan beruntun yang mengguncang publik—berawal dari satu kelalaian di perlintasan, berujung bencana besar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal
BIGBANG Resmi Umumkan Jadwal Tur Dunia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terbaru