Detik-Detik Tabrakan Maut Bekasi Timur: Berawal Taksi Tertemper, 7 Tewas

Selasa, 28 April 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo Dipicu Taksi Tertemper, 15 Tewas, Sopir Diamankan Polisi.  (Posnews/Ist)

Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo Dipicu Taksi Tertemper, 15 Tewas, Sopir Diamankan Polisi. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Insiden tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur ternyata dipicu kejadian lain yang tak kalah fatal.

Berdasarkan laporan awal, sekitar pukul 20.50 WIB, sebuah taksi nekat melintas di perlintasan sebidang kawasan Bulak Kapal. Nahas, kendaraan itu tertemper KRL yang melaju.

Akibat benturan tersebut, KRL langsung berhenti di tengah jalur rel—menciptakan situasi berbahaya yang memicu bencana berikutnya.

KRL Berhenti, Argo Bromo Menghantam Brutal

Namun, situasi berubah menjadi tragedi. KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di belakang tak sempat mengerem.

Alhasil, tabrakan keras tak terhindarkan. Lokomotif menghantam bagian belakang KRL dengan brutal hingga merusak rangkaian.

Baca Juga :  Wang Yi dan Viktor Orban Pertegas Kemitraan Jangka Panjang

“Kereta berhenti karena ada taksi tertabrak di perlintasan,” ungkap Franoto Wibowo.

Update Korban: 7 Tewas, 81 Luka, 3 Terjepit

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, merilis data terbaru:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 7 orang meninggal dunia
  • 81 korban luka dirawat
  • 3 korban masih terperangkap di dalam kereta

Jumlah korban diperkirakan masih bisa berubah seiring proses evakuasi.

Evakuasi Dramatis 8 Jam, Gerbong Dievakuasi Bertahap

Selanjutnya, tim gabungan mengevakuasi korban selama lebih dari 8 jam. Proses berlangsung lambat karena kondisi korban yang terjepit dan risiko tinggi di lokasi.

Sebanyak 12 gerbong KA Argo Bromo Anggrek telah dipindahkan ke Stasiun Bekasi. Petugas kini fokus mengevakuasi lokomotif dan korban yang masih terperangkap.

Baca Juga :  Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir

Jalur Dibuka, KRL Masih Dibatasi

Di sisi lain, jalur hilir sudah kembali dibuka untuk operasional terbatas. Meski begitu, layanan KRL belum normal.

Penumpang masih belum bisa naik-turun di Stasiun Bekasi Timur. Perjalanan KRL sementara hanya sampai Stasiun Bekasi.

KAI juga membuka posko tanggap darurat di lokasi untuk membantu keluarga korban. Selain itu, masyarakat bisa mengakses informasi melalui call center 121.

Tragedi ini menjadi rangkaian kecelakaan beruntun yang mengguncang publik—berawal dari satu kelalaian di perlintasan, berujung bencana besar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Krisis Gandum Kyiv-Yerusalem: Ukraina Tuduh Israel Impor Hasil Jarahan Rusia
Raja Charles III Serukan Persatuan di Tengah Keretakan Aliansi AS-Inggris
Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat
Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Orang Termasuk Petugas Penyelamat
Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta 29 April–3 Mei 2026, BPBD Minta Warga Waspada Banjir
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka TPPU Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota Terseret
Trump Sebut Iran dalam Kondisi Runtuh Saat Harga Minyak Melambung
Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:30 WIB

Krisis Gandum Kyiv-Yerusalem: Ukraina Tuduh Israel Impor Hasil Jarahan Rusia

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Raja Charles III Serukan Persatuan di Tengah Keretakan Aliansi AS-Inggris

Rabu, 29 April 2026 - 19:03 WIB

Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat

Rabu, 29 April 2026 - 18:53 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Orang Termasuk Petugas Penyelamat

Rabu, 29 April 2026 - 18:47 WIB

Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta 29 April–3 Mei 2026, BPBD Minta Warga Waspada Banjir

Berita Terbaru