Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan olah TKP usai percobaan penembakan warga di kawasan ruko Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan olah TKP usai percobaan penembakan warga di kawasan ruko Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

DEKAI, POSNEWS.CO.ID – Situasi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua mendadak tegang. Aksi percobaan penembakan terjadi di kawasan ruko, Kamis (30/4/2026).

Pelaku misterius menembak warga saat hendak membuka usaha.

Peristiwa ini langsung direspons cepat oleh Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satreskrim Polres Yahukimo.

Insiden terjadi sekitar pukul 08.40 WIT. Korban berinisial S (54) saat itu sedang bersiap memulai aktivitas. Namun, situasi berubah drastis.

Dua orang tak dikenal yang berboncengan melintas di lokasi. Selanjutnya, mereka berbalik arah dan mendekati korban.

“Salah satu pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dan menembak satu kali ke arah korban,” ungkap AKBP Andria.

Beruntung, tembakan meleset. Namun, peluru menghantam spidometer sepeda motor korban hingga rusak.

Baca Juga :  TNI Bebaskan Kampung Soanggama, 14 Anggota OPM Tewas dalam Operasi Papua

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons Kilat Aparat, TKP Disisir Ketat

Tak butuh waktu lama, aparat langsung bergerak. Petugas melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa korban dan saksi.

Selain itu, patroli dan penyisiran diperluas di sekitar Kota Dekai. Langkah ini diambil untuk mencegah aksi lanjutan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Korban selamat tanpa luka. Namun, kerugian material akibat kerusakan kendaraan tetap tercatat.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan aparat tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan.

“Kami bertindak cepat dan tegas. Setiap ancaman terhadap masyarakat sipil akan kami kejar sampai tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepergok Curi Motor di Gunungputri, Pria Todongkan Pistol Rakitan ke Warga

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Kombes Pol. Adarma Sinaga meminta warga tetap tenang namun waspada.

Ancaman Hukum Berat Menanti Pelaku

Saat ini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan. Jika tertangkap, pelaku terancam jeratan berat:

  • UU Darurat No. 12 Tahun 1951 (kepemilikan senjata api ilegal)
  • Pasal 338 KUHP juncto Pasal 53 KUHP (percobaan pembunuhan)
  • Warga Diminta Aktif, Situasi Dijaga Kondusif

Polisi menekankan peran masyarakat sangat penting. Warga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Hingga kini, pengejaran masih berlangsung. Aparat memastikan keamanan di Yahukimo tetap terkendali meski aksi brutal ini sempat mengguncang ketenangan warga. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Haji Ilegal Diburu, Satgas Haji 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan
Tragis! Mobil Dinas Pejabat Pandeglang Tabrak Siswa SD, 1 Tewas dan 8 Luka
Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata
Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja
Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar
May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung
Raja Charles III Beri Penghormatan di Ground Zero dan Kunjungi Harlem

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku

Kamis, 30 April 2026 - 18:53 WIB

Sindikat Haji Ilegal Diburu, Satgas Haji 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan

Kamis, 30 April 2026 - 18:09 WIB

Tragis! Mobil Dinas Pejabat Pandeglang Tabrak Siswa SD, 1 Tewas dan 8 Luka

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja

Berita Terbaru

Sinyal perdamaian dari Ruang Oval. Presiden Donald Trump mengusulkan gencatan senjata sementara di Ukraina saat memperingati berakhirnya Perang Dunia II, sembari menolak tawaran bantuan nuklir Iran dari Vladimir Putin sebelum perang di Eropa berakhir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:35 WIB