JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Seorang pria bernama Ahmad Hidayah (20) tewas bersimbah darah usai dibacok clurit oleh pria tak dikenal di Jalan Pedongkelan RT 004/RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Senin (4/5/2026) siang.
Korban yang diketahui merupakan warga Kampung Tanjung Sari, Labuan, Pandeglang, Banten itu meregang nyawa di lokasi kejadian setelah mengalami luka bacok serius di bagian dada kiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 13.40 WIB saat korban tengah membeli pulsa di sebuah konter ATM BRI Link.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Rido Elsyahtrian, insiden bermula ketika korban tiba-tiba disenggol seorang pria yang datang mengendarai sepeda motor Honda Supra warna biru.
Tak terima disenggol, korban sempat menegur pelaku hingga keduanya terlibat adu mulut di lokasi.
“Korban sempat cekcok dengan pelaku setelah disenggol motor saat membeli pulsa,” kata sumber kepolisian, Selasa (5/5/2026).
Situasi sempat memanas. Bahkan saksi sempat berusaha melerai pertengkaran tersebut agar tidak berujung kekerasan.
Namun, pelaku diduga sudah emosi. Secara tiba-tiba, pria tersebut turun dari motor lalu mencabut sebilah clurit yang terselip di pinggang kanannya.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengayunkan clurit ke arah tubuh korban.
Sabetan senjata tajam itu mengenai dada kiri korban, menyebabkan luka sobek parah hingga korban ambruk bersimbah darah.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka fatal yang dideritanya.
Usai menghabisi nyawa korban, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor miliknya.
Petugas dari Polsek Cengkareng yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu pelaku.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.
Hingga kini polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif pasti pembacokan maut tersebut. Polisi juga mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. (red)
Editor : Hadwan


















