Nenek di Pondok Aren Ditusuk Tetangga Saat Gendong Cucu, Polisi Dalami Motif

Senin, 4 Mei 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Senjata Tajam. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Senjata Tajam. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Nasib nahas dialami seorang nenek berinisial Y (64) di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Saat sedang mengasuh cucunya di depan rumah, korban tiba-tiba diserang dan ditusuk tetangganya sendiri hingga dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 13.15 WIB dan membuat warga sekitar panik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Agrippina Putri, mengatakan pelaku berinisial DKA (38) diduga menyerang korban secara tiba-tiba saat nenek tersebut sedang menggendong cucunya.

“Korban sedang mengasuh cucunya di halaman rumah. Tiba-tiba pelaku menyerang dan menusuk bagian pinggang hingga paha kanan korban saat korban melintas sambil menggendong cucunya,” kata Anne, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  Balap Liar di Pamulang Dibubarkan Polisi, Sejumlah Remaja Diamankan

Akibat serangan itu, korban mengalami luka tusuk dan langsung dievakuasi warga untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Diduga Dipicu Sakit Hati

Sementara itu, polisi menduga aksi nekat pelaku dipicu rasa sakit hati terhadap korban.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diduga kerap meledek pelaku hingga memancing emosi.

“Pelaku diduga sering diledek korban hingga akhirnya menyerang menggunakan pisau,” ujar Anne.

Meski begitu, penyidik masih mendalami keterangan saksi untuk memastikan motif utama penyerangan tersebut.

Baca Juga :  178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Semeru Meletus, Evakuasi Dimulai Hari Ini

Polisi Selidiki Kondisi Kejiwaan Pelaku

Selain motif sakit hati, polisi juga menelusuri dugaan gangguan kejiwaan yang dialami pelaku.

Sejumlah warga dan tetangga sekitar menyebut DKA diduga memiliki riwayat gangguan mental. Namun, polisi masih memastikan informasi tersebut melalui pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami kasus ini. Ada indikasi gangguan jiwa berdasarkan keterangan saksi, tetapi tetap kami dalami,” tambah Anne.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sementara itu, polisi terus memeriksa pelaku untuk mengungkap motif pasti dalam kasus penusukan nenek di Pondok Aren, Tangerang Selatan tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama
Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa
Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol
Festival Seni dan Budaya Terbesar Jakarta Hadir di Ancol Selama 10 Hari

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB

Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB