Polisi Ringkus Pembantu Pelarian Tersangka Pelecehan Santriwati Ponpes Pati

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

PATI, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus mengusut kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndolo Kusumo.

Setelah menangkap pendiri ponpes berinisial AS (51), polisi kini meringkus pria berinisial KS yang diduga membantu pelarian tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Widya Wiratama mengatakan penyidik menangkap KS di wilayah Bekasi pada Rabu (6/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, KS telah dibawa ke Polresta Pati untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Pria berbaju putih itu kami duga membantu pelarian tersangka saat polisi memanggil AS sebagai tersangka,” ujar Dika, Jumat (8/5/2026).

Polisi Bongkar Pelarian Tersangka

Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi mengungkapkan KS diduga ikut merancang pelarian AS agar lolos dari kejaran aparat.

Baca Juga :  Gempuran Militer Pakistan: Pasukan Keamanan Tembak 29 Milisi

Tim gabungan dari Polresta Pati, Polda Jawa Tengah, dan Bareskrim Polri akhirnya menangkap AS di Masjid Agung Purwantoro pada Kamis pagi.

Sebelum tertangkap, AS diketahui berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penyelidikan polisi. Tersangka sempat berada di Bogor, Jakarta, hingga Solo.

“Kami sudah menangkap pihak yang diduga membantu pelarian tersangka, mulai dari menyusun rencana hingga berupaya menghilangkan jejak,” kata Jaka.

Dugaan Pelecehan Terjadi Berulang

Polisi mengungkap AS diduga melakukan tindakan cabul terhadap korban berinisial FA sebanyak 10 kali.

Aksi itu diduga berlangsung sejak Februari 2020 hingga Januari 2024 di sejumlah lokasi berbeda.

Baca Juga :  Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air - 3 Jalan Tergenang

Menurut penyidik, pelaku menggunakan modus meminta korban memijatnya di dalam kamar.

Saat korban berada di kamar, pelaku diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap korban.

Kasus ini terungkap setelah korban berani melapor dan penyidik melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Polisi Dalami Korban Lain

Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Polisi juga membuka ruang bagi korban lain untuk melapor jika pernah mengalami tindakan serupa.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu tuntutan agar proses hukum berjalan transparan serta memberikan perlindungan maksimal kepada para korban. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aipda Endang Karyana Gugur Saat Bantu Truk Mogok di Tol Joglo, Ditabrak Wing Box
TNI Habema Jelaskan Kronologi Tewasnya Warga Sipil Melkiana Dwitau di Intan Jaya
Pemulangan Harta Karun: Politik Restitusi Benda Sejarah dari Museum Eropa
Presiden Paraguay Santiago Pena Kunjungi Taiwan
Data PPATK: 103.092 Warga Kabupaten Bogor Main Judol, Deposit Capai Rp414,4 Miliar
Polres Metro Jakarta Barat Amankan 3 Remaja, Diduga Bawa Narkoba Jenis Sinte
OTT KPK Langkat: Eks Timses Bupati Diduga Kuasai 85 Proyek Rp10,2 Miliar
520 Personel Diterjunkan, Operasi Berantas Jaya 2026 Bidik Pelaku Curanmor

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:49 WIB

Aipda Endang Karyana Gugur Saat Bantu Truk Mogok di Tol Joglo, Ditabrak Wing Box

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:29 WIB

TNI Habema Jelaskan Kronologi Tewasnya Warga Sipil Melkiana Dwitau di Intan Jaya

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:36 WIB

Presiden Paraguay Santiago Pena Kunjungi Taiwan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:51 WIB

Data PPATK: 103.092 Warga Kabupaten Bogor Main Judol, Deposit Capai Rp414,4 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Polres Metro Jakarta Barat Amankan 3 Remaja, Diduga Bawa Narkoba Jenis Sinte

Berita Terbaru

Riot Games resmi mengumumkan arah kompetitif game tarung baru 2XKO. Mereka memilih pendekatan unik untuk ekosistem game 2v2 itu. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas

Sabtu, 4 Jul 2026 - 14:39 WIB

Aksi mulia di panggung Riyadh. Team Liquid melelang jersi resmi turnamen EWC 2026 bersama MatchWornShirt untuk mendanai program UNICEF. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EWC 2026: Team Liquid Lelang Jersi Resmi untuk UNICEF

Sabtu, 4 Jul 2026 - 14:00 WIB

Langkah strategis internal. Direktur Micron Technology Lynn A. Dugle melepas sebagian kepemilikan saham di tengah kolaborasi besar bersama General Motors.. Dok: Ilustrasi.

INTERNASIONAL

Direktur Micron Jual Saham Senilai USD 1,4 Juta

Sabtu, 4 Jul 2026 - 13:21 WIB