Kecelakaan Maut di Jombang, Tiga Remaja Tewas Ditabrak Truk Kabur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

JOMBANG, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut terjadi di perempatan Jalan Raya Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026).

Tiga remaja tewas usai motor yang mereka tumpangi dihantam truk yang melintas dari arah berlawanan.

Mirisnya, sopir truk justru langsung kabur usai menabrak para korban. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku tabrak lari tersebut.

Insiden tragis itu sempat terekam kamera ponsel warga dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman, truk terlihat melaju kencang meninggalkan lokasi sesaat setelah menghantam korban.

Tiga Pelajar Tewas di Lokasi

Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku syok melihat kondisi korban yang tergeletak di jalan. Karena panik, warga tak sempat mengejar truk yang kabur.

Baca Juga :  Kasus Andrie Yunus Memanas, TNI Minta Izin Periksa Korban ke LPSK

Petugas dari Polres Jombang kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke kamar jenazah RSUD Jombang.

Ketiga korban diketahui masih berusia 15 tahun, yakni:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Rendra Alif, pelajar asal Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk
  • Zaki Absal, pelajar asal Desa Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya
  • Vanezyo, pelajar asal Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro
  • Korban Naik Motor Bertiga

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto menjelaskan kecelakaan bermula saat ketiga korban mengendarai satu sepeda motor dari arah selatan menuju utara.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Sediakan Call Center 110 dan Hotline WhatsApp Kapolda untuk Laporan Darurat

Di saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah barat dan langsung menghantam motor korban di area perempatan.

“Ketiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras,” ujar Siswanto, Jumat (15/5/2026).

Polisi telah mengamankan sepeda motor korban yang rusak parah serta serpihan kendaraan truk yang tertinggal di lokasi sebagai barang bukti.

Saat ini, petugas masih memburu sopir truk yang melarikan diri setelah kecelakaan.

Polisi juga mengimbau pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan berboncengan lebih dari dua orang karena berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia
Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global
Polisi Selidiki Kematian Pria di Pasar Grogol, Diduga Dikeroyok dan Dijatuhkan
Mengapa Ponsel Dilarang Sementara Laptop Diizinkan dalam Penerbangan?
BNN Bongkar Sarang Narkoba di Labura, Sita Sabu dan Uang Rp188 Juta – 7 Pelaku Diciduk
Turis Polandia Dijambret di Menteng, Polsek Menteng Bergerak Cepat Ringkus 2 Pelaku
Sea World dan Samudra Ancol Hadirkan BioKids Color Day pada 16-17 Mei 2026
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini – Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:15 WIB

Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:14 WIB

Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:27 WIB

Polisi Selidiki Kematian Pria di Pasar Grogol, Diduga Dikeroyok dan Dijatuhkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:12 WIB

Kecelakaan Maut di Jombang, Tiga Remaja Tewas Ditabrak Truk Kabur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:05 WIB

Mengapa Ponsel Dilarang Sementara Laptop Diizinkan dalam Penerbangan?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Bagaimana satu umbi bunga tulip di Belanda abad ke-17 bisa memicu salah satu gelembung ekonomi paling gila dalam sejarah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:15 WIB