JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya kembali menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) yang meresahkan warga Jakarta dan Bekasi.
Penangkapan dilakukan Tim Pemburu Begal setelah serangkaian aksi para pelaku viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.
Namun di balik pengungkapan tersebut, publik mulai mempertanyakan konsistensi aparat dalam memberantas begal yang selama ini masih marak terjadi di jalanan Ibu Kota.
Warga menilai tindakan tegas polisi kerap muncul ketika kasus sudah viral atau menimbulkan sorotan luas.
Begal Masih Berkeliaran di Jakarta dan Bekasi
Kasus begal di Jakarta, Bekasi, hingga Tangerang masih terus terjadi sepanjang 2026. Pelaku bahkan tak segan melukai korban menggunakan senjata tajam hingga senjata api.
Dalam kasus terbaru, para tersangka diduga beraksi di kawasan Duren Sawit, Rawamangun, Kebon Jeruk, sampai Bekasi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan polisi bergerak setelah menerima laporan masyarakat terkait aksi curas yang meresahkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim Pemburu Begal menangkap empat tersangka yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan dan kepemilikan senjata api ilegal,” ujar Iman, Kamis 21 Mei 2026.
Saat hendak ditangkap, salah satu pelaku disebut mengeluarkan senjata api dan mengancam petugas.
Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku karena situasi dianggap membahayakan.
Menurut polisi, pelaku sebelumnya juga diduga menembak korban hingga mengalami luka serius di bagian kaki.
Ketegasan Polisi Jangan Musiman
Meski penangkapan ini mendapat apresiasi, masyarakat berharap tindakan tegas terhadap begal tidak berhenti pada kasus viral semata.
Warga meminta patroli malam, pengawasan kawasan rawan, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat dilakukan secara konsisten.
Sebab, aksi begal bukan lagi sekadar kriminal jalanan biasa, tetapi sudah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga yang pulang kerja atau beraktivitas malam hari.
Pos Kamling Dinilai Belum Cukup
Polda Metro Jaya memang mengapresiasi peran warga melalui pos kamling dan laporan masyarakat.
Namun, banyak pihak menilai langkah tersebut belum cukup apabila tidak dibarengi patroli rutin dan penindakan cepat terhadap jaringan pelaku.
Publik kini menunggu sejauh mana keseriusan aparat memburu pelaku lain dan memutus jaringan begal bersenjata yang masih berkeliaran di Jabodetabek. **
Editor : Hadwan












