Polisi Inggris Dalami Skandal Jabatan Andrew Mountbatten-Windsor

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelidikan mendalam. Polisi Inggris memulai pemeriksaan menyeluruh terhadap Andrew Mountbatten-Windsor atas dugaan pelanggaran jabatan publik pasca-terungkapnya dokumen Jeffrey Epstein.. Dok: X.

Penyelidikan mendalam. Polisi Inggris memulai pemeriksaan menyeluruh terhadap Andrew Mountbatten-Windsor atas dugaan pelanggaran jabatan publik pasca-terungkapnya dokumen Jeffrey Epstein.. Dok: X.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Polisi Inggris memulai pemeriksaan panjang dan rumit terhadap Andrew Mountbatten-Windsor. Petugas senior mengonfirmasi penyelidikan ini pada Jumat. Sebelumnya, pihak berwenang menangkap sang pangeran di kediamannya di Norfolk pada Februari lalu.

Penyelidikan ini berakar dari dokumen milik Departemen Kehakiman AS terkait Jeffrey Epstein. Oleh karena itu, polisi menaruh perhatian besar pada aktivitas sang pangeran saat menjabat sebagai perwakilan khusus perdagangan antara tahun 2001 dan 2011.

Kaitan dengan Jeffrey Epstein

Penyidik mendalami dugaan bahwa sang mantan pangeran membagikan informasi sensitif kepada Epstein. Selanjutnya, mereka meneliti berbagai surel yang terungkap dalam dokumen Departemen Kehakiman AS tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelanggaran jabatan publik merupakan dakwaan serius di Inggris. Dakwaan ini membawa ancaman hukuman maksimal hingga penjara seumur hidup. Selain itu, pelanggaran ini mencakup berbagai tindakan tidak patut, mulai dari korupsi hingga perilaku seksual yang menyimpang.

Baca Juga :  Evolusi Sastra Anak: Dari Doktrin Moral Menuju Kebebasan Imajinasi

Penyelidikan yang Menyeluruh

Asisten Kepala Polisi Thames Valley, Oliver Wright, memimpin langsung jalannya pemeriksaan. Ia menyatakan bahwa timnya sedang bekerja dengan sangat teliti. “Penyelidikan ini membutuhkan waktu. Kami tidak melakukan pemeriksaan cepat sama sekali,” ujar Wright kepada para jurnalis.

Bahkan, kepolisian saat ini telah mengumpulkan informasi dalam jumlah signifikan dari publik dan sumber lain. Tim khusus kepolisian juga sedang melakukan koordinasi dengan Departemen Kehakiman AS. Namun, mereka belum menerima dokumen lengkap milik Epstein yang menjadi kunci pembuka kasus tersebut.

Laporan Kejahatan Seksual Baru

Selain kasus penyadapan data, kepolisian Surrey sedang mendalami dua dugaan kejahatan seksual terhadap anak. Dalam hal ini, polisi menerima laporan satu insiden dari tahun 1980-an dan satu lagi dari pertengahan tahun 1990-an. Pihak berwenang belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas korban maupun pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Selain itu, polisi menyelidiki laporan mengenai seorang wanita yang dibawa ke kediaman di Windsor pada tahun 2010. Pengacara korban mengeklaim Epstein mengirim wanita tersebut ke Inggris untuk melayani sang pangeran. Hingga saat ini, wanita tersebut belum melaporkan kasusnya secara resmi kepada polisi.

Baca Juga :  Tragedi Kereta Bekasi Timur, 74 Korban Berjatuhan - 5 Tewas dalam Tabrakan Maut

Keluarga Kerajaan Berikan Dukungan Penuh

Raja Charles III menyikapi penangkapan adiknya dengan serius. Istana Buckingham telah melucuti gelar dan kehormatan kerajaan milik Andrew sejak Oktober lalu. Raja Charles menegaskan bahwa pihak keluarga memberikan dukungan penuh kepada otoritas hukum.

“Otoritas mendapat dukungan penuh dan kerja sama yang tulus dari keluarga kami,” bunyi pernyataan resmi istana. Oleh karena itu, langkah ini menunjukkan upaya Raja untuk memisahkan citra monarki dari skandal yang menjerat adiknya tersebut.

Menanti Proses Peradilan

Penyelidikan ini dipastikan akan berjalan sangat kompleks. Singkatnya, polisi memperlakukan kasus ini sebagai kejahatan utama setingkat penyelidikan pembunuhan.

Dengan demikian, masyarakat kini menanti perkembangan lebih lanjut dari pemeriksaan saksi-saksi. Penanganan kasus ini menjadi penentu penting bagi integritas institusi kerajaan di bawah kepemimpinan Raja Charles III di tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Izinkan Pemerintah Daerah Larang Bisnis Minpaku
Trump Tabrak Aturan PBB: AS Siap Lelang Laut
Resmi Pimpin Partai Buruh Inggris Menuju Downing Street
Skandal Video: Filipina Protes Keras Media Pemerintah China
Serangan Israel Hantam Prosesi Pemakaman di Gaza
Tantang Dominasi AS: Xi Jinping Pimpin Koalisi AI
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Pemerintah Trump Ancam Cabut Dana Pemilu

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:25 WIB

Jepang Izinkan Pemerintah Daerah Larang Bisnis Minpaku

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:00 WIB

Trump Tabrak Aturan PBB: AS Siap Lelang Laut

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WIB

Resmi Pimpin Partai Buruh Inggris Menuju Downing Street

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:30 WIB

Skandal Video: Filipina Protes Keras Media Pemerintah China

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:30 WIB

Serangan Israel Hantam Prosesi Pemakaman di Gaza

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan rantai pasok. Raksasa chip TSMC menambah investasi fantastis di AS guna melipatgandakan produksi chip kecerdasan buatan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

TSMC Tambah Investasi Raksasa 100 Miliar Dolar di Amerika

Minggu, 19 Jul 2026 - 22:43 WIB

Ilustrasi, Langkah taktis di Brussel. Uni Eropa menyetujui komitmen perbaikan dari platform X milik Elon Musk guna mengatasi sanksi denda konten digital. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Uni Eropa Terima Rencana Elon Musk Atasi Pelanggaran Konten X

Minggu, 19 Jul 2026 - 21:30 WIB

Hujan gol bersejarah di Miami. Bukayo Saka mencetak hat-trick luar biasa guna membawa Inggris menundukkan Prancis enam-empat. Dok: Istimewa.

SPORT

Inggris Tekuk Prancis 6-4 Rebut Tempat Ketiga

Minggu, 19 Jul 2026 - 21:25 WIB

Langkah revolusioner galangan kapal modern. Nvidia dan Kawasaki Heavy Industries bersinergi mengembangkan robot pintar guna mengatasi krisis tenaga kerja di Jepang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nvidia dan Kawasaki Duet Ciptakan Robot AI Galangan Kapal

Minggu, 19 Jul 2026 - 21:00 WIB

Langkah tegas lindungi lingkungan perumahan. Pemerintah Jepang memberikan hak bagi daerah untuk menutup penuh operasional sewa rumah harian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Izinkan Pemerintah Daerah Larang Bisnis Minpaku

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:25 WIB