Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Model Cantik Ansy Jan De Vries Sebar Hoaks Begal, Polisi Dalami Motifnya. (Posnews/Ist)

Model Cantik Ansy Jan De Vries Sebar Hoaks Begal, Polisi Dalami Motifnya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jagat media sosial dibuat geger setelah model cantik Ansy Jan De Vries mengaku menjadi korban begal brutal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Namun, fakta di balik cerita itu justru bikin publik melongo.

Polda Metro Jaya memastikan kabar pembegalan tersebut hanyalah hoaks alias cerita bohong. Polisi menyebut luka yang dialami AWS bukan akibat sabetan senjata tajam, melainkan bisul pecah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan hasil visum membuktikan tidak ada aksi kriminal seperti yang viral di media sosial.

โ€œBerita tersebut bohong. Luka itu akibat bisul pecah, bukan karena dibacok begal,โ€ kata Budi, Jumat 22 Mei 2026.

Penyidik Direktorat Siber Polda Metro Jaya kini mendalami motif AWS menyebarkan cerita palsu tersebut.

Polisi sebelumnya memanggil AWS untuk menjalani klarifikasi di Mapolda Metro Jaya pada Kamis 21 Mei 2026. Dalam pemeriksaan itu, AWS disebut menangis saat dicecar pertanyaan penyidik.

Menurut polisi, motif penyebaran hoaks diduga karena iseng dan ingin mendompleng isu begal yang sedang ramai diperbincangkan publik.

Sempat Bikin Heboh Media Sosial

Kasus ini bermula dari unggahan viral di Threads dan Instagram yang menyebut AWS dibegal hingga kritis di kawasan Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Baca Juga :  Maling Motor Bersenpi Beraksi di RSIA Duren Sawit, Sekuriti Diancam Pistol

Narasi itu langsung menyebar luas dan memicu kepanikan warga. Bahkan, sebagian netizen sempat menyoroti maraknya aksi kriminal jalanan di Jakarta Barat.

Namun setelah polisi mengecek lokasi kejadian, rumah sakit, hingga memeriksa langsung AWS, fakta pembegalan tersebut dipastikan tidak pernah terjadi.

Polda Metro Jaya pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat memicu keresahan publik. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Rp37,4 Miliar
Salat Ashar Jadi Celah, Caca Diduga Curi Uang Belasan Juta di Jaktim
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
4 Remaja Diciduk Brimob di Tanjung Priok, 13 Klip Diduga Ganja Disita
Mahasiswi Tewas di Hotel Cengkareng, Polisi Ungkap Jejak Ekstasi dan Riklona
Nongkrong Tengah Malam Berujung Bacokan, Polisi Kejar 4 Pelaku di Koja

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:05 WIB

Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 07:18 WIB

Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Rp37,4 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 06:13 WIB

Salat Ashar Jadi Celah, Caca Diduga Curi Uang Belasan Juta di Jaktim

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta H. Tri Waluyo SH. (Posnews/MR)

JABODETABEK

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:35 WIB