Maling Motor Bersenpi Beraksi di RSIA Duren Sawit, Sekuriti Diancam Pistol

Selasa, 14 April 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, curanmor todongkan senpi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, curanmor todongkan senpi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi pencurian sepeda motor kembali bikin resah warga. Kali ini, dua maling motor bersenjata api nekat beraksi di parkiran RSIA Duren Sawit.

Dalam kejadian tersebut, satu unit motor berhasil digondol pelaku dalam hitungan menit.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 12 April 2026, dan langsung viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV yang beredar, dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, keduanya terlihat berkeliling di area parkir untuk mengincar target.

Tak berselang lama, mereka berbalik arah dan berhenti di dekat deretan motor. Selanjutnya, satu pelaku turun dan langsung mendekati motor incarannya.

Baca Juga :  Kondisi Andrie Yunus Luka Bakar 24 Persen Disiram Air Keras, Operasi di RSCM Berjalan Lancar

Dengan gerak cepat dan terlatih, pelaku mengutak-atik kunci motor.

Hanya dalam hitungan menit, mesin kendaraan berhasil dinyalakan. Setelah itu, motor langsung dibawa kabur, sementara rekannya mengawal dari belakang.

Namun demikian, aksi pelaku sempat dipergoki oleh petugas keamanan. Sayangnya, upaya penghadangan gagal setelah pelaku mengeluarkan senjata api dan mengancam sekuriti.

Akibat ancaman tersebut, petugas tak berani mengambil risiko dan memilih mundur. Pelaku pun leluasa melarikan diri dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami masih melakukan lidik maksimal,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Mobil Lawan Arah di Bekasi Seret Motor hingga Keluar Percikan Api, Pengemudi Diamuk Massa

Lebih lanjut, polisi juga mendalami kemungkinan kedua pelaku merupakan bagian dari jaringan spesialis curanmor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Timur.

Termasuk, dugaan keterlibatan dalam aksi serupa di kawasan Jalan Pendidikan, Kompleks IKIP, Duren Sawit.

“Ya itu, kami masih melakukan penyelidikan maksimal untuk ungkap pelaku,” tegasnya.

Di sisi lain, polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan di tempat umum.

Penggunaan kunci ganda serta memilih lokasi parkir yang terpantau CCTV dinilai dapat meminimalisir risiko pencurian.

Dengan maraknya aksi curanmor bersenjata ini, aparat kepolisian berjanji akan meningkatkan patroli dan memburu pelaku hingga tertangkap. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Berita Terbaru

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB