Listrik Padam Massal di Sumatra, AHY Minta Investigasi Menyeluruh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan terkait blackout massal di Sumatra. (Posnews/AHY)

Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan terkait blackout massal di Sumatra. (Posnews/AHY)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, angkat bicara terkait blackout atau pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada Jumat (22/5/2026) malam.

AHY menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan gangguan kelistrikan yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Menurut AHY, PLN saat ini masih melakukan pengecekan menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama gangguan sistem kelistrikan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PLN sedang mengecek apa yang sebenarnya terjadi. Memang ada blackout di beberapa wilayah Sumatra,” kata AHY usai menghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara di Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).

AHY menegaskan listrik merupakan layanan publik paling vital sehingga pasokannya harus tetap terjaga.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tiga Kurir Ganja 51 Kg di Labura, Jaringan Madina Terbongkar

Karena itu, ia meminta PLN mengusut tuntas penyebab blackout agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kita harus memastikan pelayanan publik yang paling mendasar, termasuk listrik, selalu tersedia untuk masyarakat,” ujarnya.

PLN Klaim 8,3 Juta Pelanggan Sudah Kembali Menyala

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan proses pemulihan listrik terus berlangsung sejak gangguan terjadi.

PLN mencatat hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WIB, sebanyak 8.351.670 pelanggan telah kembali mendapatkan aliran listrik.

Selain itu, lebih dari 3.192 megawatt listrik berhasil dipulihkan dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak gangguan.

PLN juga telah mengoperasikan kembali 157 gardu induk dari total 176 gardu yang sempat terdampak blackout.

Baca Juga :  Tragedi di Sukamakmur, Pekerja Tertimpa Tembok Saat Gali Fondasi

“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Kami all out agar pasokan listrik segera pulih secara bertahap dan aman,” kata Darmawan.

Gangguan Dipicu Cuaca Buruk

PLN menyebut gangguan mulai terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.44 WIB.

Indikasi awal menunjukkan cuaca buruk memicu gangguan pada jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai sehingga berdampak pada sistem kelistrikan Sumatra.

Pemadaman massal itu sempat mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah, mulai dari rumah tangga, pusat bisnis, hingga layanan publik. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brankas Tersembunyi di Rumah Sentul Simpan 74 Kg Emas dan Rp476 Miliar
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, BMKG Imbau Warga Waspadai Suhu Panas
SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:48 WIB

Brankas Tersembunyi di Rumah Sentul Simpan 74 Kg Emas dan Rp476 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:35 WIB

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, BMKG Imbau Warga Waspadai Suhu Panas

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Berita Terbaru

Fenomena baru industri game independen. Dua pemuda asal Jepang mencetak rekor penjualan fantastis lewat game petak umpet unik Meccha Chameleon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Meccha Chameleon Raup Rp 877 Miliar Hanya dalam Sebulan

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:29 WIB