Pemulihan Bencana Sumatra Ditarget Tuntas 3 Tahun, Anggaran Capai Rp100 Triliun

Senin, 25 Mei 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan terkait rencana pemulihan bencana Sumatra di Kompleks Parlemen Senayan. (Posnews/Ist)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan terkait rencana pemulihan bencana Sumatra di Kompleks Parlemen Senayan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyatakan pemerintah menargetkan pemulihan pascabencana di Sumatra selesai dalam tiga tahun, yakni 2026 hingga 2028.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100,166 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) selama periode tersebut.

“Alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah dan juga didukung DPR RI,” ujar Tito di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggaran Dibagi Bertahap hingga 2028

Tito menjelaskan, anggaran dibagi ke beberapa tahun. Pada 2026 dialokasikan Rp38,9 triliun, kemudian 2027 sebesar Rp32,9 triliun, dan 2028 sekitar Rp28,2 triliun.

Menurut dia, dana terbesar akan disalurkan ke Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp69 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, sungai, sekolah, dan jembatan.

Baca Juga :  138 WBP Kristen di Lapas Cipinang Dapat Remisi Khusus Natal 2025

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mendapat alokasi sekitar Rp7,4 triliun untuk pembangunan hunian tetap (huntap).

Lebih lanjut, pemerintah menargetkan pembangunan hunian tetap rampung paling lambat 2027 agar warga tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara (huntara).

“Jangan terlalu lama di hunian sementara,” tegas Tito.

Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan penanganan infrastruktur, relokasi sekolah, hingga normalisasi sungai secara bertahap.

Pemulihan Layanan Publik Mulai Normal

Tito juga memastikan layanan pemerintahan di daerah terdampak sudah kembali berjalan normal.

Aktivitas pemerintahan di tingkat kabupaten hingga desa mulai pulih, meski sebagian warga masih berada di huntara atau menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Layanan dasar seperti listrik, BBM, rumah sakit, hingga internet juga sudah kembali beroperasi, meski masih ada wilayah terisolasi akibat longsor.

Di sektor pendidikan, dari 4.922 sekolah terdampak, sekitar 3.800 sekolah telah kembali digunakan setelah perbaikan. Sisanya masih dalam tahap relokasi atau penggunaan ruang belajar darurat.

“Sekarang kita masuk tahap menuju pemulihan permanen atau rehab rekon,” kata Tito.

11.512 Program Pemulihan Disiapkan

Pemerintah juga telah menyusun rencana induk (Renduk) yang memuat 11.512 program pemulihan dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah untuk periode 2026–2028.

Prioritas 2026 difokuskan pada infrastruktur dasar, relokasi sekolah, serta percepatan pembangunan huntap sebagai bagian dari pemulihan menyeluruh pascabencana Sumatra. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB