JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, akan menjadi pusat Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk hadir dan mengikuti Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Nasaruddin, doa bersama lintas agama menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan nasional sekaligus mendoakan Indonesia agar tetap damai, aman, dan sejahtera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri zikir dan doa kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026,” ujar Nasaruddin, Rabu (29/7/2026).
Acara tersebut terbuka untuk umum dan berlangsung pukul 17.00–21.30 WIB. Panitia akan membuka akses masuk ke kawasan Monas mulai pukul 15.00 WIB melalui pintu keamanan di sisi utara dan selatan.
Rangkaian Acara
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan acara akan diisi khataman Al-Qur’an, salat Magrib berjemaah, hadrah, Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa lintas agama.
Tokoh agama dari enam agama akan memimpin doa bersama sebagai simbol persatuan menyambut HUT ke-81 RI.
Panitia Siapkan Fasilitas
Untuk mendukung kenyamanan peserta, panitia menyediakan ratusan toilet dan area wudu dengan sekitar 1.000–1.500 keran.
Peserta yang tidak dapat masuk ke area utama tetap bisa mengikuti acara melalui layar LED di area luar Monas.
Kemenag mengimbau peserta mengenakan pakaian putih, membawa perlengkapan salat, dan tidak membawa barang berbahaya ke lokasi acara.
Kamaruddin menegaskan bahwa doa lintas agama menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan kemudahan bagi Indonesia. **
Editor : Hadwan













