Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menepis tabu fenomena langit. Dokumen terbaru Pentagon mengungkap laporan saksi mata mengenai objek terbang tidak dikenal dengan bentuk tidak biasa di atas pegunungan militer. Dok: Istimewa.

Menepis tabu fenomena langit. Dokumen terbaru Pentagon mengungkap laporan saksi mata mengenai objek terbang tidak dikenal dengan bentuk tidak biasa di atas pegunungan militer. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis 72 berkas rahasia mengenai objek terbang tidak dikenal (UFO) pada hari Jumat. Langkah taktis ini merupakan rilis ketiga setelah Presiden Donald Trump memerintahkan transparansi penuh mengenai kehidupan luar angkasa.

Meskipun begitu, dokumen baru ini tidak memuat bukti mutlak tentang keberadaan makhluk asing di bumi. Namun, berkas-berkas tersebut menyajikan detail laporan saksi mata mengenai berbagai bentuk pesawat misterius yang sangat tidak biasa.

Objek Berbentuk Kentang Bersisik di Gunung Cheyenne

Salah satu dokumen mengungkap peristiwa aneh di Colorado Springs pada bulan Februari tahun dua ribu dua puluh dua. Lima prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat di Fort Carson melihat objek misterius di atas Gunung Cheyenne.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut kesaksian mereka dalam dokumen FBI, objek tersebut memiliki bentuk mirip kentang berwarna putih mutiara. Selain itu, permukaan benda asing tersebut memiliki sisik ikan yang tidak simetris dan tidak beraturan.

Baca Juga :  Mengapa Banyak Orang Indonesia Kekurangan Vitamin D?

Objek misterius tersebut melayang tanpa suara selama dua menit sebelum akhirnya lenyap secara instan dari pandangan. Para prajurit tidak membawa ponsel sehingga mereka tidak dapat mengambil foto atau merekam video peristiwa tersebut.

Akibatnya, tim penyelidik hanya menyimpulkan dugaan pantulan cahaya matahari pada salju gunung dengan tingkat keyakinan rendah. Sebaliknya, para saksi mata menegaskan bahwa cuaca hari itu sangat cerah tanpa adanya awan atau balon udara. Pada akhirnya, kasus kentang bersisik ini tetap berstatus tanpa solusi yang jelas.

Bola Cahaya Jingga dan Matahari Plasma Putih

Dokumen lain menyelidiki rangkaian penampakan oleh enam agen penegak hukum federal pada Oktober tahun dua ribu dua puluh tiga. Para petugas berulang kali melihat bola cahaya jingga terang yang memunculkan beberapa bola merah lebih kecil.

Sementara itu, satu objek melayang tanpa bergerak selama beberapa jam di atas garis bukit tanpa bukti rekaman. Penyelidik menduga aktivitas latihan militer atau uji coba teknologi rahasia sebagai penjelasan yang masuk akal. Namun, laporan tersebut tidak mengesampingkan kemungkinan adanya teknologi asing yang tidak mereka kenal sebelumnya.

Baca Juga :  Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran

Dokumen FBI dari Februari kemarin juga melaporkan penampakan bola merah menyala di halaman belakang rumah warga. Saksi mata melihat matahari plasma putih seukuran bola basket di dalam pusat bola merah tersebut.

Selanjutnya, satu bola serupa muncul dan kedua objek terbang menjauh tanpa menimbulkan suara sedikit pun. Gedung Putih bahkan membagikan video rekaman ponsel dari saksi mata tersebut ke media sosial dengan judul resmi.

Piringan Lampu Berputar di Langit Zimbabwe

Dokumen terbaru juga menyertakan laporan CIA dari Zimbabwe pada bulan Juli tahun dua ribu delapan silam. Para pengamat di bandara utama negara tersebut melihat piringan terbang dengan bagian tengah yang berlubang.

Selain itu, objek tersebut memancarkan berkas cahaya dari deretan lampu yang berputar di bawah badan pesawat. Lampu-lampu tersebut berubah warna sebelum objek meluncur cepat ke angkasa luar dan hilang dari pandangan mata. Dengan demikian, rilis berkas ini kian memicu perdebatan mengenai asal-usul teknologi luar angkasa di bumi.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru