Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Poros baru Ulan Bator. Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh menerima kunjungan kenegaraan Menlu Tiongkok Wang Yi untuk mempererat kemitraan ekonomi dan menyelaraskan strategi pembangunan. Dok: Istimewa.

Poros baru Ulan Bator. Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh menerima kunjungan kenegaraan Menlu Tiongkok Wang Yi untuk mempererat kemitraan ekonomi dan menyelaraskan strategi pembangunan. Dok: Istimewa.

ULAN BATOR, POSNEWS.CO.ID – Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di kota Ulan Bator pada hari Sabtu. Sebab, kedua negara ingin memperkuat koordinasi diplomatik serta memperluas kerja sama ekonomi secara bilateral di kawasan Asia Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Khurelsukh menyebut hubungan diplomatik kedua negara tetangga ini merupakan model terbaik bagi kemitraan regional. Selain itu, ia optimis nilai perdagangan bilateral akan segera menyentuh angka dua puluh miliar dolar AS tahun ini. Oleh karena itu, Mongolia selalu menaruh prioritas tertinggi pada pengembangan hubungan persahabatan yang erat dengan pihak Tiongkok.

Dukungan Penuh Kebijakan Satu Tiongkok

Sementara itu, Khurelsukh menegaskan kembali komitmen kuat negaranya untuk terus mendukung penuh kebijakan Satu Tiongkok secara konsisten. Dengan demikian, Mongolia memandang wilayah Taiwan sebagai bagian mutlak dari kedaulatan penuh Tiongkok di panggung dunia.

Selain itu, ia menghormati masalah Hong Kong, Tibet, dan Xinjiang sebagai urusan internal dalam negeri Tiongkok sepenuhnya. Pada akhirnya, Mongolia berjanji tidak akan mengambil kebijakan luar negeri yang merugikan kepentingan nasional negara tetangganya tersebut.

Komitmen Diplomasi Regional Beijing

Menanggapi hal itu, Wang Yi menyatakan bahwa Tiongkok selalu menempatkan Mongolia pada posisi penting dalam diplomasi regional. Sebab, Tiongkok memiliki kapasitas penuh untuk menjadi sahabat tepercaya yang dapat mempercepat laju pembangunan ekonomi Mongolia. Ia juga menegaskan komitmen Beijing untuk tetap menghormati kedaulatan wilayah serta jalur pembangunan mandiri pilihan rakyat Mongolia.

Baca Juga :  Kim Jong Un dan Ju Ae Tampil Serasi dengan Jaket Kulit

Selanjutnya, Tiongkok bersiap menyelaraskan strategi pembangunan bersama guna membuka potensi kerja sama hulu yang jauh lebih besar. Sebagai contoh, kedua pihak akan meningkatkan kolaborasi di sektor energi, mineral kritis, infrastruktur konektivitas, serta investasi hijau. Mereka juga bersiap meluncurkan proyek baru untuk menyokong pertumbuhan ekonomi digital yang dinamis di masa depan.

Agenda Pertemuan Lanjutan

Kunjungan kenegaraan Wang Yi ke Mongolia sendiri akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada pekan ini. Oleh sebab itu, ia juga menjadwalkan pertemuan khusus dengan Perdana Menteri Nyam-Osor Uchral dalam waktu dekat. Ia juga akan menggelar diskusi bilateral bersama Menteri Luar Negeri Batmunkh Battsetseg untuk merumuskan aksi nyata berikutnya.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir
Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS
Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia
Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei
Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer
Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen
Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh
Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:00 WIB

Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Berita Terbaru

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Teror Bom SDN Srengseng Sawah Terungkap, Polisi Tangkap MY

Senin, 13 Jul 2026 - 16:00 WIB