Marco Rubio Lobi Sekutu di Tengah Sikap Keras Israel

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu AS Marco Rubio menemui para pemimpin monarki Teluk untuk meredam kekhawatiran atas konsesi ekonomi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

Menlu AS Marco Rubio menemui para pemimpin monarki Teluk untuk meredam kekhawatiran atas konsesi ekonomi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

KUWAIT CITY, POSNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio membujuk para sekutu Arab Teluk yang ragu pada kesepakatan damai.

Langkah diplomatik ini bertujuan mengakhiri perang antara Washington dan Tehran di tengah ancaman baru Israel di Lebanon.

Presiden Donald Trump mengklaim Amerika Serikat meraih keuntungan besar karena Iran memberikan konsesi yang sangat signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluang Emas Diplomatik di Teluk

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran menyepakati draf damai sementara guna meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Kesepakatan itu memicu penurunan harga minyak dunia ke tingkat paling rendah setelah kekhawatiran pasokan energi mulai mereda.

Baca Juga :  Dibalik Layar Algoritma: Siapa yang Menentukan Apa yang Layak Anda Ketahui Hari Ini?

Namun, banyak pihak menyangsikan kelangsungan perdamaian ini karena sengketa wilayah Lebanon yang masih membara.

Kekhawatiran Sekutu Arab atas Konsesi Senjata

Para pemimpin Teluk mencemaskan kucuran dana pembangunan kembali untuk Iran sebesar tiga ratus miliar dolar.

Mereka mengkhawatirkan Tehran akan memanfaatkan dana raksasa itu untuk memperkuat kapasitas militer di kawasan.

Selain itu, dokumen draf perdamaian juga mengabaikan pembahasan mengenai kepemilikan senjata rudal balistik milik Iran.

Sikap Keras Israel di Lebanon Selatan

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan pasukannya tidak akan mundur dari Lebanon selatan.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz juga memastikan tidak ada permintaan resmi dari Washington untuk menarik militer.

Padahal, Iran menuntut penghentian total agresi militer Israel di Lebanon sebagai syarat mutlak perdamaian komprehensif.

Baca Juga :  Kasus Daycare Little Aresha: 53 Bayi Diduga Dianiaya, DP3AP2 DIY Beri Trauma Healing

Ancaman Keamanan Regional dan Hambatan Diplomasi

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menilai gencatan senjata di Lebanon memiliki nilai yang sangat krusial.

Namun, jet tempur Israel justru meluncurkan gempuran udara baru yang menewaskan dua warga sipil di sana.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran Esmaeil Baghaei mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat itu.

Penolakan Keras atas Inspeksi Nuklir

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi juga menutup peluang inspeksi nuklir oleh badan dunia IAEA.

Ia menegaskan Iran hanya akan membahas isu nuklir setelah Amerika Serikat mencabut seluruh sanksi ekonomi.

Para negosiator teknis dari kedua negara bersiap melanjutkan perundingan di Swiss pada akhir bulan ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir
Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah
Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa
Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:00 WIB

Eropa Barat mengalami periode Juni-Juli terpanas yang pernah tercatat akibat perubahan iklim, memicu gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:48 WIB

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menolak peta jalan 15 poin usulan Donald Trump untuk Gaza. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Netanyahu Tolak Rencana Damai Gaza Terbaru dari Trump

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:00 WIB