Bareskrim Selidiki 95 Ekspor Sawit ke China, Bos PT MMS Resmi Ditahan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Tahan Dirut PT MMS, Bongkar Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit. (Posnews/Ist)

Bareskrim Tahan Dirut PT MMS, Bongkar Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Mr. Whu Zeng Xie, setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit melalui modus under invoicing atau pencantuman nilai ekspor di bawah nilai sebenarnya.

Penyidik melakukan penahanan pada Rabu (24/6/2026) untuk mempercepat proses penyidikan sekaligus mengembangkan perkara yang diduga merugikan negara.

Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Setyo K. Heriyatno, mengatakan penyidik menahan tersangka demi kepentingan penyidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), saudara Mr. Whu Zeng Xie, telah dilakukan penahanan untuk kepentingan penyidikan,” kata Setyo, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga :  Kasus Ilham Pradipta: Penculikan hingga Pembunuhan Terkait Dana Dormant Bank BRI

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor

Penyidik menemukan indikasi praktik under invoicing, yaitu mencantumkan nilai ekspor lebih rendah dibandingkan nilai transaksi yang sebenarnya dalam dokumen ekspor.

Menurut Setyo, dugaan pelanggaran itu berkaitan dengan ekspor minyak turunan sawit yang wajib memenuhi ketentuan Persetujuan Ekspor (PE) serta dikenai bea keluar sesuai regulasi pemerintah.

Akibat dugaan manipulasi tersebut, negara berpotensi kehilangan penerimaan karena data ekspor yang dilaporkan tidak sesuai dengan nilai sebenarnya.

“Dugaan praktik under invoicing ini berpotensi menimbulkan kerugian negara karena adanya ketidaksesuaian data ekspor yang dilaporkan,” ujarnya.

Penyidik Dalami 95 Dokumen Ekspor ke China

Selanjutnya, Bareskrim memperluas penyidikan dengan menelusuri 95 dokumen ekspor minyak turunan sawit ke China yang dilakukan sepanjang 2024 hingga 2026.

Penyidik juga memeriksa dokumen ekspor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, mengecek kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, serta mencocokkan seluruh data dengan hasil penyidikan.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Babel Merangkak Naik, DPRD Desak Pengawasan Timbangan

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat alat bukti sebelum penyidik merampungkan berkas perkara.

“Penyidik melakukan pengecekan terhadap kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok serta memeriksa dokumen ekspor di Bea Cukai. Seluruh data kami analisis dan cocokkan untuk memperkuat pembuktian,” jelas Setyo.

Penyidikan Terus Dikembangkan

Bareskrim memastikan penyidikan belum berhenti pada penetapan satu tersangka.

Penyidik masih menelusuri seluruh rangkaian transaksi, aliran dokumen, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam dugaan manipulasi ekspor tersebut.

Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menghitung potensi kerugian negara yang timbul akibat dugaan pelanggaran ekspor minyak turunan sawit.

“Penyidikan masih terus berjalan. Kami akan mendalami seluruh rangkaian transaksi dan dokumen yang terkait agar perkara ini dapat diungkap secara menyeluruh,” pungkas Setyo. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Yuvita, Dudung: Hukum Pelaku Seadil-adilnya
Gara-Gara Judol, Pria di Sulbar Curi Emas dan Uang Tetangganya
Apple Resmi Naikkan Harga iPad dan Mac Secara Global
La Tri Tundukkan Jerman 2-1 di Piala Dunia 2026
Catat! Rekayasa Lalin HUT Jakarta 2026 Berlaku Mulai Pukul 14.00 WIB
Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa ke Amerika, PT IMC Sudah Tembus 56 Negara
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cerah hingga Berawan
Budi Santoso Dorong Ekspor Daerah, 7 IPSKA Baru Resmi Beroperasi

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:04 WIB

Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Yuvita, Dudung: Hukum Pelaku Seadil-adilnya

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gara-Gara Judol, Pria di Sulbar Curi Emas dan Uang Tetangganya

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39 WIB

Apple Resmi Naikkan Harga iPad dan Mac Secara Global

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:06 WIB

La Tri Tundukkan Jerman 2-1 di Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:52 WIB

Catat! Rekayasa Lalin HUT Jakarta 2026 Berlaku Mulai Pukul 14.00 WIB

Berita Terbaru

Peningkatan harga perangkat premium. Apple resmi menaikkan harga jual lini produk komputer Mac dan tablet iPad akibat kelangkaan pasokan memori global. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Apple Resmi Naikkan Harga iPad dan Mac Secara Global

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:39 WIB

Kejutan besar di babak grup. Ekuador melakoni laga comeback sensasional untuk menumbangkan Jerman dua-satu sekaligus mengamankan tiket babak gugur. Dok: (AP Photo/Yuki Iwamura)

SPORT

La Tri Tundukkan Jerman 2-1 di Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:06 WIB