Duel Maut WNA di Jakarta Pusat, Pria Asal Kamerun Tewas Usai Baku Pukul

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Perkelahian berdarah antara dua warga negara asing (WNA) mengguncang kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Yonkeu Ferdinand (52), warga Kamerun, meninggal dunia setelah terlibat duel dengan Chinedu Chinotuoka (46), warga Nigeria, di sebuah kafe pada Rabu (5/8/2026) malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Krekot 1 itu sempat terekam kamera CCTV dan beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Tumbang Setelah Baku Pukul

Rekaman CCTV memperlihatkan suasana kafe yang mendadak ricuh saat kedua pria tersebut terlibat adu pukul. Warga di lokasi berusaha melerai, sementara korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

Baca Juga :  MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Meski sempat mendapat penanganan medis, Yonkeu Ferdinand dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Polisi Dalami Motif Perkelahian

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan kasus ini ditangani Polsek Sawah Besar. Penyidik masih melengkapi alat bukti dan menyusun berkas perkara.

“Yang tangani Polsek Sawah Besar,” ujar Erlyn, Senin (10/8/2026).

Dipicu Sengketa Utang

Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu M. Asaugi mengungkapkan bahwa duel maut tersebut dipicu perselisihan utang-piutang.

Baca Juga :  Karyawati Koperasi PNM Tewas Setengah Bugil di Pasangkayu, Pelaku Suami Nasabah

Menurut penyidik, pada Maret 2026 korban meminjam uang kepada pelaku untuk modal usaha bumbu khas Kamerun dengan kesepakatan bahwa pinjaman akan dilunasi dalam waktu satu bulan.

Namun, hingga awal Agustus, utang tersebut belum juga dibayar. Saat pelaku datang menagih, cekcok berubah menjadi perkelahian yang berujung maut.

Penyidikan Masih Berlanjut

Polisi masih mendalami kronologi lengkap, termasuk hasil rekaman CCTV, keterangan saksi, dan bukti lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa sengketa utang yang tidak diselesaikan dengan jalur hukum atau mediasi dapat berubah menjadi kekerasan fatal yang merenggut nyawa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka, Polisi Bongkar 4 Dugaan Pemerasan
Kasus Investasi Emas Rp58,5 Miliar, Kombes Fahrurozi Ditempatkan di Tempat Khusus
Terbongkar Setelah Ekshumasi, Ayah di Bogor Diduga Dibunuh Anak Kandung
Tim Jaguar Bongkar Aksi Curanmor di GDC, Motor Diduga Hasil Curian dari Cileungsi
Tawuran di Cikunir Bekasi, 8 Orang Diciduk: Celurit Lukai Pemuda 18 Tahun
Pengamanan Aksi Hari Tani, Sudirman-Thamrin hingga DPR Jadi Perhatian Polisi
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp132 M dari Malaysia
21 Kg Sabu dan 25.607 Ekstasi Disita, Bareskrim Buru Bandar Brother

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:18 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka, Polisi Bongkar 4 Dugaan Pemerasan

Jumat, 25 September 2026 - 17:11 WIB

Kasus Investasi Emas Rp58,5 Miliar, Kombes Fahrurozi Ditempatkan di Tempat Khusus

Kamis, 24 September 2026 - 20:18 WIB

Terbongkar Setelah Ekshumasi, Ayah di Bogor Diduga Dibunuh Anak Kandung

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Tim Jaguar Bongkar Aksi Curanmor di GDC, Motor Diduga Hasil Curian dari Cileungsi

Kamis, 24 September 2026 - 07:10 WIB

Tawuran di Cikunir Bekasi, 8 Orang Diciduk: Celurit Lukai Pemuda 18 Tahun

Berita Terbaru

Ilustrasi, Senat Italia menyetujui RUU kerangka hukum energi nuklir generasi baru. Simak rincian kebijakan PM Giorgia Meloni dan reaksi aktivis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB