Utang Piutang Berujung Maut di Pasar Baru, WNA Nigeria Dibekuk Polisi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tersangka di Borgol.
(Posnews/Pexel)

Ilustrasi, Tersangka di Borgol. (Posnews/Pexel)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sengketa utang yang diduga bermula dari urusan bisnis berubah menjadi tragedi mematikan di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Kamerun berinisial YF meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan, sementara WNA asal Nigeria berinisial CC berhasil ditangkap polisi tidak lama setelah kejadian.

Insiden tersebut terjadi di sebuah kafe di Jalan Krekot I, Pasar Baru, pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 21.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu menerima laporan warga, personel Polsek Sawah Besar langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengidentifikasi saksi, dan menelusuri keberadaan pelaku.

Baca Juga :  Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan penyidik segera mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi.

“Dari hasil keterangan para saksi, petugas memperoleh ciri-ciri orang yang diduga terlibat. Tim kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi,” ujar Reynold pada Senin (10/8/2026).

Hasilnya, sekitar 15 menit setelah kejadian, Tim Opsnal Reskrim Polsek Sawah Besar berhasil menangkap CC di kawasan Jalan Krekot I, tidak jauh dari lokasi kafe tempat peristiwa itu terjadi.

Tersangka langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dugaan Perselisihan Lama

Penyelidikan sementara mengarah pada perselisihan utang piutang yang telah berlangsung sejak Maret 2026.

Korban diduga meminjam sejumlah uang kepada tersangka untuk modal usaha dengan kesepakatan pengembalian dalam waktu satu bulan.

Baca Juga :  Operasi Besar-besaran di Jakarta, 600 Petugas Buru Parkir dan Jukir Liar

Namun, persoalan tersebut diduga tidak pernah selesai hingga akhirnya memicu pertengkaran yang berujung perkelahian fatal.

“Penyidik masih mendalami kronologi dan penyebab kematian korban berdasarkan keterangan saksi serta alat bukti,” kata Reynold.

CCTV dan Empat Saksi Jadi Kunci Penyidikan

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa empat orang saksi dan mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sekitar lokasi kejadian.

Bukti tersebut menjadi salah satu dasar untuk merekonstruksi kronologi secara menyeluruh.

Hingga kini, penyidik Polsek Sawah Besar masih terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang memperburuk pertikaian tersebut.

CC dijerat Pasal 466 ayat (3) KUHP dan kini menjalani proses hukum di Polsek Sawah Besar.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB