Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok-Istimewa)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar baik bagi para orang tua di Indonesia. Pemerintah resmi menghadirkan layanan akta kelahiran digital yang dapat terbit otomatis sesaat setelah bayi lahir.

Melalui integrasi platform SatuSehat dan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), proses pengurusan dokumen kependudukan kini menjadi jauh lebih cepat, mudah, dan tanpa antre.

Program digitalisasi yang diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memungkinkan data kelahiran dari rumah sakit maupun puskesmas langsung terhubung dengan Dukcapil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu proses persalinan selesai, sistem dapat menerbitkan akta kelahiran digital, kartu keluarga, dan dokumen terkait secara daring.

Baca Juga :  Prabowo Murka, Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme - Dalang Diburu

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan inovasi ini menyasar sekitar 4,8 juta bayi yang lahir setiap tahun di Indonesia, atau rata-rata 13.000 kelahiran setiap hari.

“Data kelahiran kini langsung terintegrasi dengan Dukcapil melalui SIAK. Akta kelahiran, kartu keluarga, dan dokumen lainnya bisa langsung diterbitkan secara digital setelah bayi lahir,” ujar Budi saat peluncuran Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran melalui Integrasi SatuSehat-SIAK di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Dokumen Langsung Masuk ke Email atau WhatsApp

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa orang tua tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk mengurus akta kelahiran. Seluruh proses dilakukan melalui sistem yang terintegrasi.

“Setiap anak yang lahir langsung mendapatkan akta kelahiran,” kata Tito.

Dokumen digital dapat langsung diterima di fasilitas kesehatan atau dikirim lewat email dan WhatsApp orang tua.

Baca Juga :  Temukan 62 Kasus Super Flu, Data Laboratorium Disorot - Kemenkes Minta Waspada

AI Percepat Layanan Publik

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan integrasi data pemerintah telah dikembangkan sejak pandemi Covid-19 bersama Kemendagri dan Kemenkes.

Menurutnya, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) membuat proses administrasi menjadi lebih cepat dan akurat.

“Setelah kita gunakan AI, prosesnya jauh lebih cepat dan jauh lebih akurat,” ujar Luhut.

Saat ini, program tersebut telah diterapkan sebagai uji coba di 243 kabupaten/kota.

Pemerintah menargetkan perluasan implementasi ke seluruh 514 kabupaten/kota di Indonesia sebelum diluncurkan secara nasional.

Transformasi SatuSehat-SIAK mempercepat layanan kependudukan digital dan memastikan setiap bayi memperoleh identitas hukum sejak lahir. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami
Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak
Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima
46 PMI di Malaysia Segera Pulang, Pemerintah Kejar Target 10 Hari
Prihatin! Andrie Yunus Tak Bisa Membaca, Hukuman 2 TNI Dipangkas
Penerima Bansos Transaksi Judol Rp2,6 Miliar, Gus Ipul: Aneh Sekali

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami

Minggu, 6 September 2026 - 20:14 WIB

Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat

Minggu, 6 September 2026 - 08:55 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 08:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak

Sabtu, 5 September 2026 - 20:38 WIB

Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB