Soal LGBT, Natalius Pigai: Hak Warga Negara Tetap Harus Dijamin

Senin, 29 Juni 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. (Posnews/Ist)

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai masyarakat Indonesia saat ini belum siap menerima komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sebagai kelompok yang diakui secara sosial maupun melalui regulasi.

Meski begitu, ia menegaskan negara tetap wajib melindungi hak-hak dasar setiap warga negara tanpa membedakan orientasi seksual.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers mengenai isu-isu HAM aktual, Senin (29/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus jujur. Masyarakat Indonesia belum siap menerima LGBT. Dari berbagai agama, suku, dan latar belakang, kondisinya memang masih seperti itu,” ujar Pigai.

Baca Juga :  Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman

Hak Dasar Tetap Dijamin Negara

Meski menilai penerimaan sosial terhadap LGBT masih rendah, Pigai menegaskan negara tidak boleh menghilangkan hak konstitusional setiap warga negara.

Menurutnya, setiap warga negara tetap berhak memperoleh pekerjaan, pendidikan, layanan publik, dan kehidupan yang layak sebagaimana dijamin konstitusi.

“Hak mendapatkan pekerjaan, pendidikan, dan penghidupan yang layak harus tetap dijamin oleh negara,” tegasnya.

Pigai menambahkan, anggota komunitas LGBT tetap memiliki status yang sama sebagai warga negara Indonesia sehingga negara wajib memberikan perlindungan terhadap hak-hak dasar mereka.

Pengakuan Sosial Dinilai Belum Saatnya

Di sisi lain, Pigai berpandangan perjuangan untuk memperoleh pengakuan resmi terhadap identitas LGBT masih menghadapi tantangan karena kondisi sosial dan budaya Indonesia.

Ia mengaku telah mengamati pandangan masyarakat sejak 2012 dan menilai mayoritas publik dari berbagai latar belakang masih belum menerima keberadaan komunitas LGBT.

Baca Juga :  Pesta Diskon Terbesar ISF 2025 Siap Guncang 400 Mal, Targetkan Transaksi Rp23 Triliun

“Mereka tetap warga negara Indonesia dan memiliki hak yang melekat. Namun, untuk pengakuan status LGBT, saya menilai belum saatnya,” katanya.

Bergantung pada Perkembangan Masyarakat

Saat ditanya soal kemungkinan perubahan sikap masyarakat, Pigai mengatakan hal itu bergantung pada dinamika sosial di masa depan.

Menurutnya, negara harus menjaga keseimbangan antara perlindungan hak asasi manusia, hak konstitusional warga negara, serta nilai sosial dan budaya yang berlaku.

Pernyataan Pigai kembali mengingatkan bahwa hak asasi manusia mencakup perlindungan hak-hak dasar setiap warga negara.

Sementara itu, perdebatan mengenai penerimaan sosial terhadap LGBT masih menjadi bagian dari dinamika yang terus berkembang di Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Praperadilan Roy Suryo
Pramono Anung Hormati Langkah Hukum Keluarga Korban Balita di Proyek Manggarai
Hajime Moriyasu Optimistis Jepang Mampu Tumbangkan Brasil
Bulog Tarik Minyakita Bermasalah di Jateng, Dugaan Bau Solar Jadi Sorotan
Polisi Gagalkan Pencurian Baterai BTS di Lampung, Satu Pelaku Tewas usai Baku Tembak
Lubang Proyek Makan Korban di Tebet, Polisi Selidiki Standar Keselamatan
Fajar Novario Asal Padang Ciptakan Logo Resmi HUT ke-81 RI 2026
Bom Molotov di Koja Berhasil Diungkap, Polisi Dalami Peran 2 Pelaku

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Siap Hadapi Praperadilan Roy Suryo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pramono Anung Hormati Langkah Hukum Keluarga Korban Balita di Proyek Manggarai

Senin, 29 Juni 2026 - 18:13 WIB

Hajime Moriyasu Optimistis Jepang Mampu Tumbangkan Brasil

Senin, 29 Juni 2026 - 17:46 WIB

Soal LGBT, Natalius Pigai: Hak Warga Negara Tetap Harus Dijamin

Senin, 29 Juni 2026 - 17:25 WIB

Bulog Tarik Minyakita Bermasalah di Jateng, Dugaan Bau Solar Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Menantang sejarah di Houston. Pelatih Jepang Hajime Moriyasu meyakini kekuatan kolektif anak asuhnya sanggup meruntuhkan dominasi Brasil demi mengamankan tiket perempat final pertama sepanjang sejarah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hajime Moriyasu Optimistis Jepang Mampu Tumbangkan Brasil

Senin, 29 Jun 2026 - 18:13 WIB