TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi dua pencuri sepeda motor di kawasan Jogging Track Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, berakhir dramatis.
Setelah menggasak motor milik warga yang sedang berolahraga, kedua pelaku kabur. Namun, polisi langsung mengejar dan menangkap mereka di wilayah Serpong, Tangerang Selatan.
Penangkapan itu merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2026 yang digelar Polres Metro Tangerang Kota untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan tindak pidana akan kami tindak lanjuti dengan cepat, dan pelaku akan kami proses sesuai hukum yang berlaku. Operasi Berantas Jaya 2026 menjadi bukti keseriusan kami memberantas curanmor,” ujar Jauhari, Kamis (9/7/2026).
Polisi Tangkap Pelaku Usai Aksi
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit mengatakan pelaku berinisial ADW (18) dan I (24) beraksi pada Senin (6/7/2026) malam.
Sebelum penangkapan, Tim Opsnal Unit III Ranmor telah memetakan sejumlah titik rawan curanmor, termasuk kawasan parkir Jogging Track Alam Sutera.
Saat patroli, petugas melihat gerak-gerik mencurigakan kedua pelaku lalu mengawasi mereka hingga beraksi.
Usai mencuri motor korban, kedua pelaku langsung kabur. Polisi kemudian mengejar mereka hingga berhasil menangkap keduanya di Jalan Raya Serpong, dekat Kantor Gojek, Tangerang Selatan.
“Pelaku sempat melarikan diri ke arah Serpong. Anggota akhirnya menghentikan dan menangkap keduanya beserta barang bukti hasil kejahatan,” kata Parikhesit.
Polisi Sita Alat Pembobol Motor
Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku mencuri motor saat korban sedang berolahraga.
Selain mengamankan sepeda motor hasil curian, polisi juga menyita alat khusus yang diduga digunakan untuk membobol kunci kendaraan.
Kini, kedua pelaku mendekam di Polres Metro Tangerang Kota.
Penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan curanmor serta memburu pelaku lain yang diduga terlibat. **
Editor : Hadwan












