Jepang Izinkan Pemerintah Daerah Larang Bisnis Minpaku

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah tegas lindungi lingkungan perumahan. Pemerintah Jepang memberikan hak bagi daerah untuk menutup penuh operasional sewa rumah harian. Dok: Istimewa.

Langkah tegas lindungi lingkungan perumahan. Pemerintah Jepang memberikan hak bagi daerah untuk menutup penuh operasional sewa rumah harian. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Jepang memberikan kewenangan baru kepada pemerintah daerah.

Langkah ini bertujuan untuk menertibkan bisnis penginapan swasta.

Kebijakan baru tersebut membatasi operasional minpaku secara ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minpaku merupakan istilah lokal untuk bisnis sewa rumah pribadi.

JTA Restui Pemangkasan Hari Sewa Hingga Nol

Badan Pariwisata Jepang merilis pengumuman resmi hari Rabu lalu.

Baca Juga :  Jepang Kembali Diguncang: Gempa M 6,7 Hantam Aomori, Tsunami Kecil Terpantau

Dua lembaga pemerintah lain juga turut mendukung aturan tersebut.

Sebelumnya, undang-undang memperbolehkan pemilik menyewakan rumah selama 180 hari.

Namun, pemda kini memiliki hak memotong durasi sewa tersebut.

Otoritas daerah bahkan bisa memangkas hari sewa hingga nol.

Langkah ekstrem ini secara efektif melarang seluruh operasional minpaku.

Keluhan Warga Picu Perubahan Sikap Pemerintah

Banyak warga mengeluhkan gangguan kebisingan dari para turis asing.

Sampah yang menumpuk juga mengotori lingkungan sekitar perumahan.

Gangguan lingkungan ini memicu kemarahan komunitas lokal Jepang.

Pemerintah akhirnya mengubah pandangan demi melindungi ketenteraman warga.

Baca Juga :  Trump Ancam Tarif 5% Jika Meksiko Tak Segera Buka Keran ke Texas

Sebelumnya, pemerintah selalu mengampanyekan minpaku untuk mendukung sektor pariwisata.

Kini, kenyamanan penduduk lokal menjadi prioritas utama negara.

Aturan Ketat untuk Pengelola Penginapan Lama

Aturan baru ini juga menyasar fasilitas minpaku yang sudah berdiri.

Pemda akan memberikan masa tenggang sebelum memberlakukan larangan total.

Pengelola wajib memasang alat pengukur kebisingan di penginapan.

Mereka juga harus memasang kamera pengawas pada pintu masuk.

Kamera tersebut berfungsi merekam seluruh aktivitas keluar masuk tamu.

Data ini membantu pemda dalam mengawasi perilaku buruk penyewa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB