Jepang Kembali Diguncang: Gempa M 6,7 Hantam Aomori, Tsunami Kecil Terpantau

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa susulan kuat guncang Jepang! Tsunami kecil terdeteksi di Aomori dan Hokkaido. Dok: Japan Meteorological Agency.

Gempa susulan kuat guncang Jepang! Tsunami kecil terdeteksi di Aomori dan Hokkaido. Dok: Japan Meteorological Agency.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID –Wilayah timur laut Jepang kembali bergetar hebat. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang lepas pantai Prefektur Aomori pada Jumat (12/12/2025) siang.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat gempa terjadi pada pukul 11.44 waktu setempat dengan kedalaman 20 kilometer. Seketika, otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir.

Gelombang tsunami kecil memang sempat terdeteksi di Prefektur Hokkaido dan Aomori. Beruntung, JMA mencabut peringatan tersebut sekitar dua jam kemudian. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan serius atau korban jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rentetan Gempa dan Ancaman “Megaquake”

Guncangan ini bukanlah kejadian tunggal. Faktanya, gempa ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah gempa kuat magnitudo 7,5 melanda wilayah yang sama pada Senin lalu.

Baca Juga :  TB Hasanuddin Desak Pelaku Penganiayaan Prada Lucky Dihukum Maksimal di Pengadilan Militer

Gempa hari Senin menyebabkan kerusakan ringan dan melukai setidaknya 34 orang. Bahkan, gelombang tsunami setinggi 0,6 meter sempat terukur di pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate.

Rentetan aktivitas seismik ini memicu kekhawatiran serius. Pejabat JMA memperingatkan adanya peningkatan risiko terjadinya megaquake atau gempa raksasa dengan magnitudo 8 atau lebih.

“Ada sedikit peningkatan risiko gempa besar dan kemungkinan tsunami di sepanjang pantai timur laut Jepang,” ujar pejabat JMA.

Oleh karena itu, mereka mendesak penduduk dari Chiba hingga Hokkaido untuk terus memantau kesiapsiagaan darurat mereka. Meskipun demikian, JMA menekankan bahwa peringatan ini bukanlah prediksi pasti, melainkan imbauan kewaspadaan.

Baca Juga :  Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Memori Kelam Fukushima

Lokasi gempa kali ini sangat sensitif. Pusat gempa berada di sekitar area yang pernah hancur lebur akibat gempa magnitudo 9,0 pada tahun 2011.

Tragedi satu dekade lalu itu menewaskan hampir 20.000 orang dan memicu bencana nuklir Fukushima Daiichi. Maka, wajar jika setiap getaran di wilayah ini selalu membangkitkan trauma dan kewaspadaan tingkat tinggi bagi warga Jepang.

Pemerintah terus memantau situasi dengan cermat. Kini, warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih bisa terjadi kapan saja.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot
Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen
Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran
Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar
Warga Galang 21 Ribu Tanda Tangan Tolak Pembongkaran
Kerusuhan Mengguncang Nepal Tenggara: 3 Warga Meninggal
Presiden Myanmar Ungkap Peta Jalan 5 Tahun dan Wajib Militer
Hamas Sepakati Peta Jalan Pelucutan Senjata di Gaza

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Warga Galang 21 Ribu Tanda Tangan Tolak Pembongkaran

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kerusuhan Mengguncang Nepal Tenggara: 3 Warga Meninggal

Berita Terbaru

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB