Jadwal Beta Call of Duty Modern Warfare 4 Resmi Meluncur

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar gembira bagi para pencinta game penembak militer. Activision resmi mengungkap jadwal uji coba beta Call of Duty: Modern Warfare 4 untuk semua platform. Dok: Istimewa.

Kabar gembira bagi para pencinta game penembak militer. Activision resmi mengungkap jadwal uji coba beta Call of Duty: Modern Warfare 4 untuk semua platform. Dok: Istimewa.

SANTA MONICA, POSNEWS.CO.ID – Penerbit game Activision membawa kabar gembira bagi pecinta game penembak militer. Mereka mengonfirmasi tanggal uji coba beta untuk game baru Call of Duty: Modern Warfare 4. Langkah strategis ini memberikan kesempatan emas bagi para pemain komputer dan konsol.

Jadwal Uji Coba Lintas Platform

Sementara itu, developer Infinity Ward membagi uji coba beta ke dalam dua gelombang utama. Pemain yang melakukan pra-pemesanan di PC, PS5, dan Xbox dapat mencoba game lebih awal. Fase akses awal ini akan berjalan mulai tanggal 21 Agustus hingga 25 Agustus.

Selanjutnya, pengguna Nintendo Switch 2 akan menyusul pada gelombang kedua. Fase beta untuk semua platform akan berlangsung mulai 28 Agustus hingga 1 September. Alhasil, semua pemain dapat merasakan ketegangan medan tempur baru ini secara bersamaan.

Presentasi Perdana dan Detail Konten Baru

Uji coba beta ini akan meluncur segera setelah acara presentasi Call of Duty Next selesai. Acara khusus pada 21 Agustus tersebut menyajikan demonstrasi permainan secara langsung. Pengembang juga membagikan ulasan mendalam mengenai sistem permainan multipemain.

Oleh karena itu, pemain dapat menguji 19 jenis senjata baru selama masa uji coba berlangsung. Mereka juga bisa memilih berbagai operator tangguh dari paket Vault Edition.

Pertempuran Tank dan Mode Kill Block

Selain itu, Modern Warfare 4 menawarkan variasi pertempuran yang sangat menantang. Pemain dapat menikmati duel taktis skala kecil berupa pertempuran tiga lawan tiga. Mereka juga bisa mengandalkan kendaraan lapis baja seperti tank dalam pertempuran berskala raksasa.

Baca Juga :  Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas

Bahkan, pengembang menghadirkan mode baru bernama Kill Block untuk menguji ketangguhan pemain. Pemain juga bisa melatih kelincahan pergerakan lewat mode Training Mobility Course. Sistem modifikasi senjata baru bernama Gunny juga siap memanjakan para pemain.

Kembalinya Waralaba ke Konsol Nintendo

Kehadiran game ini di Switch 2 sekaligus menandai sejarah baru bagi Nintendo. Langkah ini mengembalikan waralaba Call of Duty ke konsol Nintendo setelah absen lama. Pengguna Nintendo Switch 2 dapat melakukan pra-pemesanan mulai tanggal 26 Agustus.

Pembeli paket spesial Vault Edition akan mendapatkan keuntungan tambahan yang menarik. Mereka bisa langsung menggunakan karakter ikonik seperti Price, Ghost, Valeria, dan Blix. Pecinta game penembak militer tentu sangat menantikan kehadiran mahakarya baru ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rilis Game HP DCKO Picu Kemarahan Fans
Sutradara Assassin’s Creed Minta Pemain Tetap Setia
Texting Thumb: Kebiasaan doomscrolling Mengancam Kesehatan Jari
Warga Jepang Protes Pembangunan Data Center Raksasa
Startup China Moonshot Rilis Model AI Kimi K3 Terkuat
Fujitsu dan Nvidia Duet Ciptakan Robot AI Fisik Atasi Krisis
Uni Eropa Paksa Google Buka Sistem Android dan Bagi Data
TSMC Tambah Investasi Raksasa 100 Miliar Dolar di Amerika

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:00 WIB

Rilis Game HP DCKO Picu Kemarahan Fans

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jadwal Beta Call of Duty Modern Warfare 4 Resmi Meluncur

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:00 WIB

Sutradara Assassin’s Creed Minta Pemain Tetap Setia

Senin, 20 Juli 2026 - 08:30 WIB

Texting Thumb: Kebiasaan doomscrolling Mengancam Kesehatan Jari

Senin, 20 Juli 2026 - 08:00 WIB

Warga Jepang Protes Pembangunan Data Center Raksasa

Berita Terbaru