Diplomasi Manila: Kanada Mendesak Gencatan Senjata

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah tegas Ottawa di KTT ASEAN Manila. Menlu Kanada Anita Anand mendesak gencatan senjata di Timur Tengah serta mempercepat perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Kanada. Dok: Istimewa.

Langkah tegas Ottawa di KTT ASEAN Manila. Menlu Kanada Anita Anand mendesak gencatan senjata di Timur Tengah serta mempercepat perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Kanada. Dok: Istimewa.

MANILA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyampaikan pernyataan penting hari Rabu.

Ia berbicara di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Manila.

Desakan Gencatan Senjata Permanen Timur Tengah

Kanada mendesak pihak bertikai di Timur Tengah segera menghentikan pertempuran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anand menilai situasi keamanan kawasan Timur Tengah semakin memburuk.

Oleh karena itu, Kanada meminta semua pihak merundingkan gencatan senjata permanen.

Baca Juga :  Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Ia menegaskan kewajiban melindungi fasilitas warga sipil seperti sekolah dan rumah sakit.

“Kami selalu menyuarakan peredaan ketegangan dan penghormatan atas nyawa manusia,” tegas Anand.

Penolakan Intimidasi di Laut China Selatan

Selain krisis Timur Tengah, Anand menyoroti sengketa wilayah di Asia Tenggara.

Kanada mengecam konfrontasi terbaru antara kapal Filipina dan China di Laut China Selatan.

Anand menolak penggunaan taktik intimidasi dalam menyelesaikan perselisihan wilayah.

Ia menegaskan komitmen Kanada mendukung prinsip hukum laut internasional UNCLOS.

Langkah ini memperkuat dukungan Ottawa terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas.

Selanjutnya, Anand membagikan rincian pertemuan bilateral bersama Menlu China Wang Yi.

Baca Juga :  Sistem Pemilu Dunia: Mana yang Paling Representatif untuk Demokrasi Kita?

Kedua diplomat membahas hubungan bilateral serta stabilitas keamanan regional Pasifik.

Target Utama Perjanjian Dagang Bebas ASEAN

Di sisi lain, Kanada mendorong diversifikasi pasar perdagangan internasional mereka.

Ottawa ingin mengurangi ketergantungan ekonomi yang tinggi pada Amerika Serikat.

Oleh sebab itu, Kanada membidik penyelesaian Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) bersama ASEAN.

Anand menempatkan kesepakatan FTA ASEAN-Kanada sebagai prioritas utama diplomasi negara.

Ia mengharapkan konsensus penuh dari seluruh negara anggota ASEAN di Manila.

Langkah taktis ini akan membuka peluang investasi baru bagi pelaku usaha Kanada.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Ilustrasi, Langit berawan di kawasan Jakarta pada siang hari. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas

Minggu, 9 Agu 2026 - 06:06 WIB

Valve membongkar rahasia sensor kapasitif Grip Sense pada Steam Controller. Fitur ini mengendalikan gyro, weapon wheel, dan navigasi menu tanpa tombol fisik tambahan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Valve Ungkap Fitur Tersembunyi Grip Sense di Steam

Minggu, 9 Agu 2026 - 06:00 WIB