Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan menjadi kapal induk pertama dalam sejarah pertahanan maritim Indonesia. (Posnews/Seaforces.org)

Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan menjadi kapal induk pertama dalam sejarah pertahanan maritim Indonesia. (Posnews/Seaforces.org)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sejarah baru pertahanan Indonesia segera dimulai. Kapal induk Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 20 September 2026.

Kapal perang hibah dari Italia itu akan menjadi kapal induk pertama yang dioperasikan Indonesia.

Kehadirannya sekaligus menandai lompatan besar TNI Angkatan Laut dalam memperkuat pertahanan maritim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto mengungkapkan jadwal kedatangan tersebut saat rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

“Rencana kedatangan kapal pada tanggal 20 September 2026,” kata Hendrikus.

TNI AL Siapkan 100 Awak Kapal

Kedatangan Giuseppe Garibaldi tidak berlangsung tanpa persiapan. TNI AL telah mengirim 100 personel ke Italia untuk mengikuti pelatihan khusus.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Siap Terima Hasil Tes DNA, Kuasa Hukum Pastikan Legowo

Para personel tersebut mempelajari teori dan praktik pengoperasian kapal induk. Mereka dipersiapkan agar mampu mengawaki kapal saat berlayar menuju Indonesia.

TNI AL juga menyiapkan pangkalan pendukung. Lanal Lampung menjadi salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk tempat labuh dan sandar Giuseppe Garibaldi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul mengatakan fasilitas di pangkalan tersebut terus ditingkatkan. Pekerjaan itu ditargetkan selesai sebelum kapal tiba di Indonesia.

Bukan Sekadar Kapal Perang

Giuseppe Garibaldi memiliki kemampuan yang jauh lebih besar dibandingkan kapal perang biasa. Kapal ini mampu membawa pesawat tempur dan helikopter dalam satu dek penerbangan.

Kapal tersebut dibangun Fincantieri di Italia dan mulai bertugas pada 1985. Selama lebih dari 40 tahun, Giuseppe Garibaldi menjalankan berbagai misi militer dan kemanusiaan.

Kapal ini juga memiliki kemampuan operasi udara, patroli, perang antikapal selam, evakuasi, hingga bantuan kemanusiaan.

Baca Juga :  Heroik! Damkar Berjibaku 3 Jam Selamatkan Bocah dari Lubang Proyek di Jaksel

Dengan kemampuan tersebut, Giuseppe Garibaldi dapat berfungsi sebagai pangkalan udara bergerak di tengah laut.

Perkuat Pertahanan di Wilayah Kepulauan

Kehadiran kapal induk menjadi penting bagi Indonesia yang memiliki wilayah laut sangat luas.

Kapal tersebut memungkinkan TNI menjalankan operasi jauh dari daratan. Selain itu, Giuseppe Garibaldi dapat memperluas jangkauan pengawasan dan mempercepat respons terhadap berbagai ancaman.

Tak hanya untuk operasi militer, kapal induk juga dapat mendukung evakuasi dan penanganan bencana di wilayah kepulauan.

Karena itu, kedatangan Giuseppe Garibaldi menjadi tonggak penting bagi TNI AL. Indonesia kini bersiap memasuki era baru pertahanan maritim dengan kapal induk pertamanya.

September 2026 akan menjadi bulan bersejarah. Untuk pertama kalinya, kapal induk akan memperkuat armada pertahanan Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB