Pakai Visa Kunjungan tapi Jadi Buruh Bangunan, 10 WNA China Dideportasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Imigrasi Jakarta Utara mengawal deportasi 10 WNA China yang terbukti bekerja sebagai buruh bangunan menggunakan visa kunjungan. (Posnews/Imigrasi Jakut)

Petugas Imigrasi Jakarta Utara mengawal deportasi 10 WNA China yang terbukti bekerja sebagai buruh bangunan menggunakan visa kunjungan. (Posnews/Imigrasi Jakut)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara menindak 10 warga negara asing (WNA) asal China yang bekerja sebagai buruh bangunan menggunakan visa kunjungan.

Petugas mengamankan mereka dalam Operasi Mandiri Pengawasan Keimigrasian di kawasan Perumahan Pluit Karang Sari, Penjaringan, Jakarta Utara.

Operasi tersebut digelar setelah Imigrasi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas sejumlah orang asing yang diduga melanggar aturan keimigrasian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

10 WNA China Bekerja sebagai Buruh Bangunan

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan 10 WNA China bekerja di sektor konstruksi.

Baca Juga :  Tragedi Kereta Bekasi Timur, 74 Korban Berjatuhan - 5 Tewas dalam Tabrakan Maut

Mereka menggunakan Visa Kunjungan (C2). Namun, para WNA tersebut justru melakukan pekerjaan fisik di lokasi pembangunan.

Sebagian WNA bertugas merakit besi dan membuat pilar bangunan. Sementara itu, WNA lainnya memotong kayu dan besi untuk rangka utama bangunan.

Aktivitas tersebut tidak sesuai dengan tujuan penggunaan visa kunjungan yang mereka miliki.

Karena itu, Imigrasi menyatakan 10 WNA tersebut melanggar Pasal 122 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Pasal tersebut mengatur sanksi terhadap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan izin tinggal yang diberikan.

10 WNA Ditahan hingga Dideportasi

Setelah menjalani pemeriksaan, Imigrasi menempatkan 10 WNA tersebut di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara.

Baca Juga :  BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Siaga Cuaca Ekstrem

Petugas kemudian menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi dan pencantuman nama mereka dalam daftar penangkalan.

Imigrasi melaksanakan deportasi terhadap 10 WNA tersebut pada 17 Juli 2026.

Mereka dipulangkan ke negara asal menggunakan maskapai Spring Airlines dengan nomor penerbangan 9C7200 melalui rute Jakarta-Guangzhou.

Petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengawal proses pemulangan hingga keberangkatan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dengan tindakan tersebut, Imigrasi menegaskan akan terus menindak orang asing yang menyalahgunakan izin tinggal dan bekerja tanpa izin di Indonesia. MR

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kedok Warung Kopi Terbongkar, Polisi Sita 2.708 Obat Keras di Kalideres
Empat Demo Digelar di Jakarta Pusat, 687 Polisi Disiagakan
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, Suhu Panas Tembus 34 Derajat Celsius
Jalan Cakung-Cilincing Macet Parah, Ini Langkah Dishub DKI
BMKG Ungkap Cuaca Jakarta Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Pencurian Besi Pagar Waduk DKI Terjadi Berulang, Pelaku Diduga Intimidasi Petugas
Aset Pemprov DKI Dibongkar Maling, Besi Pagar Waduk di Cilincing Raib
Mahasiswa Soroti Manajemen Pelindo II, Demo Berujung Adu Mulut dengan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:39 WIB

Pakai Visa Kunjungan tapi Jadi Buruh Bangunan, 10 WNA China Dideportasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:22 WIB

Kedok Warung Kopi Terbongkar, Polisi Sita 2.708 Obat Keras di Kalideres

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:28 WIB

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, Suhu Panas Tembus 34 Derajat Celsius

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Jalan Cakung-Cilincing Macet Parah, Ini Langkah Dishub DKI

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:46 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jakarta Hari Ini, Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Berita Terbaru

Panggung politik Hungaria memanas. Mantan PM Viktor Orban merilis Pernyataan Perlawanan pasca-penggeledahan kantor partai Fidesz oleh pihak kejaksaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mantan PM Hungaria Tuduh Pemerintah Hancurkan Demokrasi

Jumat, 24 Jul 2026 - 14:22 WIB

Gelombang protes pemuda di New Delhi. Ribuan demonstran gerakan CJP bentrok dengan polisi demi menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Pemuda Bentrok dengan Polisi di New Delhi Desak Menteri

Jumat, 24 Jul 2026 - 11:11 WIB