India Pacu Swasembada Sawit, Indonesia Perketat Ekspor

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

India mempercepat program swasembada minyak sawit domestik sebagai respons atas kebijakan pembatasan ekspor komoditas sawit oleh pemerintah Indonesia. Dok: Istimewa.

India mempercepat program swasembada minyak sawit domestik sebagai respons atas kebijakan pembatasan ekspor komoditas sawit oleh pemerintah Indonesia. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Indonesia mempertahankan larangan ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) dan minyak jelantah (Used Cooking Oil). Kebijakan ini bertujuan mengamankan pasokan bahan baku industri biodisel dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan domestik. selain itu, Indonesia berencana memusatkan ekspor kelapa sawit melalui Badan Usaha Milik Negara.

Namun, pelaku industri di India melihat langkah Indonesia sebagai peluang besar. India langsung mempercepat agenda swasembada minyak makan nasional untuk mengurangi ketergantungan impor.

Baca Juga :  Kapolri Pastikan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta dari Lingkungan Sekolah, 55 Siswa Jadi Korban

Ekspansi Perkebunan Sawit dan Peningkatan Hasil Tani

Pemerintah India meluncurkan Misi Nasional Minyak Makan Kelapa Sawit (NMEO-OP) sejak tahun 2021. Selanjutnya, India mengencangkan target perluasan lahan sawit hingga 650 ribu hektar pada periode 2025–2026. Hingga Maret 2026, India telah merealisasikan perkebunan sawit seluas 640 ribu hektar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, produksi minyak sawit mentah domestik India diproyeksikan melonjak hingga 1,5 juta ton pada 2030. Negara bagian Andhra Pradesh dan Telangana kini menyumbang 98 persen total produksi sawit India. Selain itu, para petani di kawasan tersebut berhasil melipatgandakan pendapatan mereka hingga tiga kali lipat.

Baca Juga :  Gebrakan Fiskal Takaichi: Penundaan Pajak Pangan

Keberlanjutan Lingkungan dan Inovasi Energi Hijau

Selain meningkatkan ketahanan pangan, India mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan pada sektor sawit. Pemerintah India mengarahkan pembukaan lahan baru khusus pada tanah terdegradasi. Langkah ini efektif melindungi kawasan hutan lindung dari ancaman deforestasi.

Sementara itu, perusahaan Godrej Agrovet memanfaatkan limbah cair POME untuk memproduksi biogas terkompresi. Industri India juga menerapkan sistem irigasi tetes guna menghemat konsumsi air bersih. Oleh karena itu, pembatasan ekspor dari Indonesia justru memicu lonjakan investasi energi hijau di India.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPATK: Judi Online Saat Piala Dunia 2026, Deposit Tembus Rp1,02 Triliun
Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Ini Syaratnya
Ekspor Sawit Indonesia Melambat Usai Mandat B50
KPK Sasar Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Kasus Silmy Karim Memanas
Kejagung Bongkar Dugaan Money Laundering Don Ritto, 4 Perusahaan Digeledah
137 Kepala SPPG Dicopot, BGN Terapkan Zero Tolerance Kasus Keracunan MBG
Polri Pastikan Jakarta Aman Meski Viral Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal
KAI Commuter Blokir 40 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dan Stasiun Sepanjang 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:57 WIB

PPATK: Judi Online Saat Piala Dunia 2026, Deposit Tembus Rp1,02 Triliun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Ini Syaratnya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ekspor Sawit Indonesia Melambat Usai Mandat B50

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:22 WIB

KPK Sasar Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Kasus Silmy Karim Memanas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kejagung Bongkar Dugaan Money Laundering Don Ritto, 4 Perusahaan Digeledah

Berita Terbaru

Jaksa Agung New York bersama 24 negara bagian menggugat kebijakan tarif baru Presiden Donald Trump usai keputusan Mahkamah Agung AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

25 Negara Bagian Gugat Pemerintahan Trump Akibat Kebijakan Tarif

Rabu, 5 Agu 2026 - 11:37 WIB

Pertumbuhan ekspor minyak sawit Indonesia melambat pada semester I 2026 karena pemerintah meningkatkan alokasi pasokan domestik untuk program biodiesel B50. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Ekspor Sawit Indonesia Melambat Usai Mandat B50

Rabu, 5 Agu 2026 - 10:24 WIB