Ranking FIFA Timnas Indonesia Hari Ini: Naik ke Posisi 117 Dunia, Berpeluang Tembus 116

Sabtu, 6 September 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai menang 6-0 atas Taiwan di laga uji coba. Kemenangan ini mendongkrak posisi Garuda ke peringkat 117 dunia dalam ranking FIFA. Foto: Dok. PSSI

Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai menang 6-0 atas Taiwan di laga uji coba. Kemenangan ini mendongkrak posisi Garuda ke peringkat 117 dunia dalam ranking FIFA. Foto: Dok. PSSI

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ranking FIFA Timnas Indonesia per Sabtu (6/9/2025) mengalami perubahan signifikan. Kemenangan 6-0 atas Taiwan memberi tambahan 3,25 poin dan mendongkrak posisi skuad Garuda dari peringkat 118 ke 117 dunia dengan koleksi 1.157,80 angka.

Untungnya, Zimbabwe gagal menjaga posisinya. Mereka kalah 0-1 dari Benin pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Akibat hasil itu, Zimbabwe kehilangan 10,56 poin dan terjun bebas dari peringkat 116 ke 120 dunia. Situasi ini membuat Timnas Indonesia aman di posisi 117.

Peluang Naik ke Posisi 116 Dunia

Timnas Indonesia selanjutnya meladeni Lebanon dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025) pukul 20.30 WIB. Jika menang, Garuda bisa menambah sekitar empat poin dan naik ke peringkat 116 dunia.

Namun, peluang itu tergantung hasil Kazakhstan. Saat ini Kazakhstan berada di posisi 116 dengan 1.160,52 angka dan akan menghadapi Belgia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika Kazakhstan kalah, poin mereka turun menjadi 1.158,06 dan bisa digeser Indonesia. Sebaliknya, bila menang atas Belgia, Kazakhstan justru menambah 22,54 poin dan semakin menjauh.

Baca Juga :  Rezim Presiden Siapa pun, Wartawan Harus Tetap Berpikir Kritis

Ancaman dari Gambia

Meski peluang naik terbuka, Timnas Indonesia juga harus waspada. Gambia yang kini ada di peringkat 118 dengan 1.155,03 poin akan menjamu Burundi pada 10 September 2025. Jika menang, Gambia mendapat tambahan 10,9 poin dan bisa menyalip Indonesia.

Sebelumnya, Gambia membuat kejutan dengan mengalahkan Kenya 3-1. Hasil itu langsung menambah 13,63 poin dan membawa mereka naik lima peringkat dari 123 ke 118 dunia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persija vs Persib di GBK Dijaga 17.800 Personel, Polisi Perketat Penyekatan
Jelang Persija vs Persib, Pramono Tegas: Jangan Ada Kerusuhan
Persija vs Persib di GBK, Polisi Minta Warga Hindari 4 Ruas Jalan
Jelang Persija vs Brisbane Roar di JIS, Brimob Sterilisasi Stadion
PB POSSI Perkuat Instruktur Selam, Regenerasi SDM Jadi Kunci Prestasi
Chelsea vs AC Milan di GBK Dijaga 1.200 Personel Gabungan Polda Metro
Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026
Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:51 WIB

Persija vs Persib di GBK Dijaga 17.800 Personel, Polisi Perketat Penyekatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:50 WIB

Jelang Persija vs Persib, Pramono Tegas: Jangan Ada Kerusuhan

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Persija vs Persib di GBK, Polisi Minta Warga Hindari 4 Ruas Jalan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Jelang Persija vs Brisbane Roar di JIS, Brimob Sterilisasi Stadion

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:45 WIB

PB POSSI Perkuat Instruktur Selam, Regenerasi SDM Jadi Kunci Prestasi

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB