Polsek Koja Libatkan 120 Personel Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Jakarta

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H. bersama Wadanramil Koja Kapten Inf. Edy Kusnoro dan Wakil Camat Koja. (Posnews/MR)

Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H. bersama Wadanramil Koja Kapten Inf. Edy Kusnoro dan Wakil Camat Koja. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Polsek Koja memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat melalui Apel Siaga Kamtibmas Pemberdayaan Potmas Sabuk Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Koja, Jakarta Utara.

Kegiatan berlangsung di halaman Polsek Koja pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebanyak 120 personel mengikuti apel yang digelar untuk mendukung program Jaga Jakarta, khususnya melalui gerakan Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H. memimpin apel tersebut. Kegiatan turut melibatkan unsur Polsek Koja, Koramil Koja, Kecamatan Koja, organisasi masyarakat, FKDM, LMK, Karang Taruna, hingga pengemudi ojek online.

120 Personel Gabung Jaga Keamanan Koja

Kekuatan Sabuk Kamtibmas dalam apel tersebut terdiri atas berbagai unsur masyarakat dan aparat.

Rinciannya yakni 3 personel Koramil, 17 personel Polsek, 10 anggota FKDM Koja, 10 anggota LMK Koja, 10 anggota Karang Taruna, serta masing-masing 10 anggota BPPKB, Pemuda Pancasila, GRIB JAYA, LMP, FBR, Madas, dan komunitas ojol Koja.

Kehadiran berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tugas aparat kepolisian.

Sebaliknya, masyarakat memiliki peran penting untuk mencegah gangguan keamanan sejak dari lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Kasus Pengadaan Laptop Chromebook oleh Kejagung RI

Kapolsek: Situasi Bisa Berubah Cepat

Dalam arahannya, Andry mengingatkan seluruh peserta agar tidak terlena dengan kondisi Koja yang relatif aman.

Menurutnya, situasi keamanan dapat berubah dengan cepat. Karena itu, kewaspadaan harus tetap dijaga tanpa menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

β€œJakarta saat ini sebenarnya masih dalam kondisi baik-baik saja. Namun, situasi sangat cepat berubah. Karena itu, kita tetap harus waspada menjaga wilayah Koja,” ujar Andry.

Ia juga meminta seluruh unsur Sabuk Kamtibmas membantu menjaga fasilitas publik dan perkantoran kepolisian dari potensi gangguan.

Andry menekankan pentingnya komunikasi cepat apabila muncul situasi yang membutuhkan penanganan bersama.

Namun, pengamanan tetap harus dilakukan secara terukur. Masyarakat diminta tidak bertindak sendiri atau melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik.

Jaga Lingkungan, Jaga Aturan

Program Jaga Jakarta menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian warga terhadap lingkungan.

Melalui konsep Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan, masyarakat didorong menjaga ketertiban, mencegah gangguan keamanan, serta melaporkan potensi masalah kepada aparat melalui jalur yang tepat.

Dengan pola tersebut, keamanan diharapkan tidak hanya mengandalkan patroli polisi.

Kolaborasi warga, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas, TNI, dan pemerintah wilayah menjadi kekuatan pencegahan.

Karena itu, keberadaan Sabuk Kamtibmas di Koja diharapkan mampu menjadi penghubung antara aparat dan masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto memimpin Apel Siaga Kamtibmas Sabuk Kamtibmas di Jakarta Utara

TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Kolaborasi

Wadanramil Koja Kapten Inf. Edy Kusnoro turut mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan wilayah.

Baca Juga :  Ade Kuswara Kunang Bupati Termuda Bekasi Terseret OTT KPK 2025

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Koja menekankan pentingnya silaturahmi dan kerja sama antarelemen masyarakat.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa keamanan lingkungan membutuhkan komunikasi yang kuat. Ketika warga, aparat, dan pemerintah bergerak bersama, potensi gangguan dapat lebih cepat dikenali dan ditangani.

Sembako untuk Peserta Sabuk Kamtibmas

Selain apel dan penguatan kesiapsiagaan, Polsek Koja juga menyalurkan bantuan sembako kepada peserta Sabuk Kamtibmas.

Andry berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para penerima dan keluarganya.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang ikut berkontribusi menjaga keamanan wilayah.

Namun, yang paling penting bukan sekadar bantuan. Kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan terus berjalan dalam kehidupan sehari-hari.

Keamanan Dimulai dari Kepedulian

Apel Siaga Kamtibmas Polsek Koja memberikan pesan sederhana tetapi penting: keamanan tidak lahir hanya dari kekuatan aparat, melainkan dari kepedulian bersama.

Masyarakat yang peduli terhadap lingkungan akan lebih cepat mengenali potensi gangguan. Aparat yang aktif berkomunikasi dengan warga juga dapat mengambil langkah pencegahan lebih awal.

Karena itu, semangat Jaga Jakarta harus diterjemahkan melalui tindakan nyata.

Mulai dari menjaga lingkungan, menaati aturan, menghindari provokasi, hingga segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.

Koja yang aman bukan hanya tanggung jawab polisi dan TNI. Keamanan adalah kerja bersama. Ketika masyarakat dan aparat saling menjaga, ruang bagi gangguan kamtibmas semakin sempit. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Berita Terbaru

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB

Square Enix mengonfirmasi Hard Mode pada Final Fantasy VII Revelation langsung terbuka sejak awal permainan dengan mekanisme baru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Final Fantasy VII Pastikan Hard Mode Terbuka

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:42 WIB